Persona Intikalia

10 Nov 2010

Cara Menghancurkan Negeri Ini

Karena hari ini tepatnya hari pahlawan maka saya akan sedikit memberikan sentilan hangat untuk malam ini. Saya akan mencoba memberikan beberapa cara untuk menghancurkan negeri ini. WTF, bro? Lo ga sakit kan? Hahaha ... ya ga lah. Ini buat introspeksi diri aja, sebagai negara yang berkembang.

Inilah beberapa cara menghancurkan negeri ini:

  • Membuat birokrasi yang rumit, ini akan menambah probabilitas terjadinya korupsi.
  • Membagikan kond*m gratis dengan alasan pendidikan s*x dini dan pencegahan s*x bebas, padahal ini malah membuat banyak orang ingin mencoba s*x bebas.
  • Terus-menerus menayangkan hiburan di TV, kayak siaran LIVE musik yang sedang booming sekarang, padahal banyak hal penting lainnya yang masih perlu dibenahi dari negeri ini.
  • Masih banyaknya orang yang buta huruf, buktinya masih banyak orang yang merokok padahal jelas-jelas terpampang peringatan kalo merokok itu berbahaya.
  • Tunjangan untuk guru sedikit, karena hal ini banyak guru yang melakukan kerja sambilan hingga tidak fokus pada pekerjaannya sebagai seorang guru, hingga banyak murid yang tak terurus dan mencari jalan lain ke bimbingan belajar, padahal ga banyak murid yang mampu untuk menempuh bimbingan belajar.
  • Menanamkan kebohongan pada anak sejak dini, ini terlihat dari bagaimana banyak orang tua yang melakukan hal ini sengaja atau tidak sengaja, padahal ini adalah benih-benih kehancuran.
  • Penindakan yang kurang dan hampir tidak jelas pada para pelanggar hukum negara ini, bisa Anda lihat sendiri.
  • Persyaratan untuk lowongan pekerjaan terlalu tinggi dan kadang tidak relevan dengan pekerjaan yang dilakoni, sehingga banyak jumlah pengangguran di negeri ini semakin tahun.
  • Bertambah kayanya orang yang kaya dan bertambah miskinnya orang yang miskin dengan adanya pinjaman dari Bank yang mencekik leher.
  • Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor, menambah polusi dan cukup menjadi penyebab dari kemacetan dan kecelakaan.
  • Berpikir bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar.
  • Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum.
  • Membaca blog ini dan bergabung dengan aliansi Persona Intikalia :D
Anda mau menambahkan?

24 komentar:

  1. Membagikan kond*m gratis dengan alasan pendidikan s*x dini dan pencegahan s*x bebas, padahal ini malah membuat banyak orang ingin mencoba s*x bebas.

    Kenapa harus dibintang2in gitu sih? Emang kalimatnya setabu itu yah? :))

    Btw, kalau menurut saya pergaulan jaman sekarang tidak dapat dipungkiri memang semakin bebas. Kita tidak bisa mengontrol kehidupan seks orang2, tapi kalau pun orang2 menganut paham free sex setidaknya kita bisa mengedukasi untuk menyadari betapa pentingnya kondom.

    Bagusnya memang tidak melakukan seks bebas. Kita bisa mengajarkan pendidikan seks ke anak2 kita langsung maupun melalui di sekolah2. Jangan jadikan seks sebagai sesuatu yang tabu lah. Justru lebih berbahaya kalau anak2 mencari tahu tentang seks itu sendiri.

    BalasHapus
  2. Justru lebih berbahaya kalau anak2 mencari tahu tentang seks itu sendiri.

    Kalimatnya ambigu ya? Hehe... Maksud saya lebih berbahaya kalau anak2 sendiri mencari tahu tentang seks tanpa ada yang membimbingnya. Apalagi dengan akses ke internet yang sekarang sangat mudah anak2 bisa mendapatkan informasi yang salah. Justru disinilah peran penting orangtua dan guru untuk mendampingi mereka dan membimbing untuk pendidikan seks.

    BalasHapus
  3. um ... itulah peran orang tua ... jangan kenalkan anak kecil pada hal yang begituan karena itu akan menjadi impuls di otaknya :)

    BalasHapus
  4. loh, kenapa jadi impuls? emang otak anak kecil sekotor itu ya sehingga mereka jadi terus2an mikirin seks?

    BalasHapus
  5. Mas John, saya mendukung "Blogging Sehat, Blogging Bermanfaat". Kebaikan selalu melawan kejahatan. Pada dasarnya manusia selalu melanggar peraturan, sejak manusia diciptakan. Jadi yang berusaha sehat dan benar, kasih contoh yang baik. Soal enam poin... saya belum pernah dan belum tahu soal exchange link...

    BalasHapus
  6. apapun bisa terjadi di zaman yang dinamis seperti saat ini :D
    jangan pernah meremehkan air yang tenang, boleh jadi menghanyutkan :-)

    BalasHapus
  7. @Ami: um ... begitulah "Blogging Sehat, Blogging Bermanfaat"
    karena itu, buat peraturan yang ditaati :P
    btw. link exchange hanya digunakan bagi pengunjung yang ingin saja, kalo Ami ga ingin ya gapapa :D

    BalasHapus
  8. Sebenernya tujuan dibuatnya proses-proses, kegiatan, de el el yang disebutin itu mungkin awalnya niatnya baik.. tapi jadi nggak baik karena disalah artikan dan disalah gunakan.

    entahlah..

    BalasHapus
  9. sepertinya gitu om ... tapi niat baik itu tidak cukup -- cara yang benar juga ikut berperan penting :-)

    BalasHapus
  10. mau komen tapi langsung ditodong dengan enam poin di atas, saya jadi grogi, dan lupa tadi mau nulis apa.

    mungkin, ini bisa menjadi salah satu cara menghancurkan negeri ini. yakni memelihara rasa minder dan grogi....

    salam kunjung

    BalasHapus
  11. hahah ... kenapa takut dengan 6 poin ... bukankah itu asyik :D
    um ... rasa minder yah? yup ... kayaknya itu yang bikin sulit maju negera ini :-)

    BalasHapus
  12. ada satu hal mengenai live music yg perlu kita cermati... orang2 figuran bayarannya ngeboseniiiiiiiiiiiiiiiiiinnnn... itu itu mulu... wkwkwkwkwkwkwkwwk... terus juga... (ssssstt) musiknya gag ada yg keren.. oaaallaahh..

    poin terakhir saiia setojooo kang :) jempol :)

    BalasHapus
  13. saya tidak tahu menahu itu figuran atau bukan
    tapi yang jelas itu turut menghancurkan bangsa :D
    secara sadar maupun tak sadar :-)

    BalasHapus
  14. mau melanggar hukum...?!?!? silahkan masuk ke Indonesia kang iia :)

    BalasHapus
  15. kalo bagi-bagi kondom doang sih ya salah, tapi harus ada edukasi sex itu sendiri. nah, gue setuju edukasi sex dari sudut pandang agama dan kesehatan supaya lebih memahami baik buruknya.

    untuk masalah bohong, kalo demi kebaikan sih ga papa, kayak bilang ke si anak kalo john itu ganteng ya gapapa. walaupun kenyataannya adalah sebaliknya. ghahahaah.

    blog lu ga ngersak bangsa kok john, cuma ngebuat gue cepirit aja. gahahaha

    BalasHapus
  16. @genial: ga sampe segitunya bang :D

    @ReBorn: faktanya saya memang ganteng bang, itu bukan kebohongan jika saya adalah orang yang ganteng ... dilihat dari sudut manapun :D

    BalasHapus
  17. Membuang-buang waktu dengan Blogging

    BalasHapus
  18. sory kalo OOT, templatenya keren bos... salute!!!

    http://nyamook.blogspot.com/

    BalasHapus
  19. point 14:
    memperbanyak korupsi waktu kerja untuk bLogging (kayak saya) :P

    BalasHapus
  20. wekekkeek ... benar juga tuh :P

    BalasHapus
  21. regarding point 5...
    Let's say we increase their (the teachers) salary, do you think they'll stop trying to get more money?

    So far I can only find 2 major factor:
    1. the mentioned party didn't have enough sense of responsibility.
    2. the higher-ups didn't bother to create a stricter law about these things (or probably there is some, but fail in the processing... as usual)

    p-(=.=)-q

    BalasHapus
  22. hahah ... tapi boleh juga pendapatmu ... mengingat kita hidup di negeri Indonesia :P

    BalasHapus