Persona Intikalia

30 Apr 2011

Multi Level Galau

Merupakan hal yang biasa bagi seorang jomblo seperti saya mengalami kegalauan di malam minggu zaman sekarang. Kalo malam minggu zaman Majapahit sih ga mungkin dikenal kata galau. Karena memang suasananya berbeda. Oke oke, aku mulai cerita tentang imajinasi yang bertingkat yang ini benar-benar menunjukkan kegalauan. Cerita pendek di bawah ini benar-benar fiktif.

Aku berbaring di tempat tidur kemudian melamun. Dalam lamunanku ...

Aku dan Hani (cewek, bukan nama sebenarnya), malam ini ada janji kopdar. Kopdar, ya kopdar, istilah yang memang umum bagi para blogger. Kami ketemuan di tempat yang biasa dikunjungi anak muda ketika malam mingguan seperti ini. Jam 7, ternyata dia masih belum datang juga. Sesekali aku SMS dia. Dia selalu menjawab kalo dia sedang OTW. Kopdar kali ini beda. Kopdar kali ini ada karena memang Hani benar-benar ingin tahu caranya mengedit template sendiri seperti yang aku lakukan. Sembari menunggunya, aku melamun. Dalam lamunanku ...

Sepuluh menit kemudian, Hani datang tepat di depanku. Seperti janjiku, ya kami akhirnya sedikit mengobrol ringan. Setelah itu, Hani benar-benar menagih janjiku untuk mengajarinya mengedit template. Hani mengeluarkan laptopnya. Sesekali aku mencuri-curi pandang. Aku tatap dia, cantik juga ternyata si Hani. Sembari menatapnya, ternyata aku terbawa untuk melamun. Dalam lamunanku ...

Aku mengajarinya mengedit template. Dia terlihat antusias sekali dengan apa yang aku ajarkan. Tapi tetap saja, dia masih bingung dengan HTML dan CSS. Maklum saja, bukankah itu memang harus sering berlatih. Kemudian, Hani memutuskan untuk tidak mau mempelajarinya lagi karena terlalu rumit dan dia malah memintaku untuk membuatkannya. Melihatnya meminta diriku untuk membuatkannya template, sembari aku menatap wajah cantiknya dan melamun. Dalam lamunanku ...

Karena aku sangat terpukau dengan kecantikannya, akhirnya aku gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Aku mau membuatkan template jika saja ia memenuhi syarat yang aku berikan. Apa syarat itu? Ya, dia harus mencium pipiku terlebih dahulu. Aku mengatakan syarat itu padanya. Hani pun berpikir cukup lama. Sembari aku menunggunya memberikan jawaban, aku melamun. Dalam lamunanku ...

Hani benar-benar mau mencium pipiku. Namun, saat Hani hendak menempelkan bibirnya ke pipiku, aku bilang ke dia, "Stop, jangan kau cium pipiku, cukuplah aku mengetahui keinginanmu yang sangat kuat untuk aku buatkan template, aku tidak ingin kau mencium seseorang yang bukan suamimu". Tiba-tiba pipi Hani pun memerah karena mungkin tersipu dengan kata-kataku atau dia malu karena mungkin aku menganggapnya cewek gampangan. Ketika dia tersipu, dia terlihat lebih cantik dari sebelumnya. Aku menatapnya dan hanyut dalam lamunanku. Dalam lamunanku ...

Seandainya saja Hani tidak melakukan ini (bersedia mencium pipiku) tapi malah menamparku. Mungkin hal itu malah lebih asyik. Tak lama kemudian tiba-tiba Hani menampar pipiku. Puak! terasa sakit pipiku ditamparnya.

Aku terbangun dari lamunanku. Dia terlihat masih tersipu. Oh indahnya kau wahai wanita. Kemudian aku pun membuatkannya template di laptopnya dengan bantuan Photoshop. Setelah jadi, aku menerapkannya pada blognya. Dia terlihat sangat senang sekali dengan template yang aku buatkan. Tiba-tiba ada nyamuk yang hinggap di pipiku. Hani pun menampar pipiku melihat itu karena tak ingin pipiku digigit nyamuk. Puak! Oh ... sakit.

Aku terbangun dari lamunanku. Tibalah saat Hani memberikan jawaban dari syarat yang aku berikan padanya. "Kamu ingin tahu jawabannya?" dia bertanya kepadaku. Ya, jawabku. Kemudian dia menampar pipiku dengan keras sambil bilang, "Nih rasain". Puak! Oh ... sakitnya.

Aku terbangun dari lamunanku. Terlihat Hani di depanku dan bertanya, "Lagi ngelamun yah?". "Oh, ya maaf, aku ngelamun, hehe" jawabku. Kemudian aku secara tidak sadar memegang tangan Hani. Hani pun terlihat berubah air mukanya. Sepertinya dia menganggapku mau ngapa-ngapain ke dia. Dia pun menampar pipiku. Puak! Oh ... sakitnya.

Aku terbangun dari lamunanku. Aku sadar kalo aku tadi melamun. Ah ... aku tidak boleh ketahuan aku lagi curi-curi pandang terhadap dirinya. Tiba-tiba datang sesosok lelaki dan marah-marah di antara aku dan Hani. Ternyata dia adalah kakak kandung si Hani. Ah ... kenapa dia harus ada. Sial, aku pun menggembrak meja. Au ... tanganku kesakitan karenanya.

Aku terbangun dari lamunanku. Ternyata, tadi aku hanya melamun sejenak. Aku pun melihat hapeku lagi. Ternyata ada SMS dari Hani. Oh, sial, Hani tidak bisa datang malam ini. Aku udah terlanjur ke sini. Kekecewaan pun timbul di hatiku.

Kemudian aku terbangun dari lamunanku karena dering hapeku. Aku sadar ternyata aku melamun begitu panjang dan bertingkat. Aku pun tersadar itu hanya imajinasiku saja yang sekarang sudah menjadi sebuah entri. Semuanya fiktif belaka, haha :P

39 komentar:

  1. ini mah bukan galau namanya, tapi KACAU, hahaha.

    BalasHapus
  2. Sakit nggk di tampar wanita, hehe
    salam kenal

    BalasHapus
  3. hahahaha.keren jon.aku selalu suka cerita dalam cerita :D

    dan aku bilang, "rasakan tuh ditampar berkali-kali!!hahaha." walau cuma dalam lamunan :p

    tapi kok rasanya..

    BalasHapus
  4. @Huda Tula: galau kan ga beda jauh sama kacau

    @Kamal Hayat: salam kenal juga

    @YeN: rasanya seperti apa yen? :P

    BalasHapus
  5. haha ... iki seh koyok lagu.e band "ngelamun tingkat tinggi"

    BalasHapus
  6. bukan seperti apa.tapi rasanya kok entri ini terinspirasi aku.huahahaha #edisigeer :p

    BalasHapus
  7. hahaha, ngelamun kok mau2nya ditampar :p

    BalasHapus
  8. @macroem: lagunya peterpan paling :P

    @YeN: haha :)

    BalasHapus
  9. @vanmovic: hahah ... namanya aja cerpen

    BalasHapus
  10. Wow, masih bingung nih saya, berapa tingkat ya itu tadi lamunannya???haha
    kayak kenal nih cewek yang bernama hani???hhe

    BalasHapus
  11. emang banyak cewek yang bernama Hani kug :P

    BalasHapus
  12. ck ck ck.. ngenes amat yak.. sadar aja dari ngelamun, langsung di gaplok.... ngelamun lagi.. sadar, di gaplok lagi... gitu lagi.. ga ngitung tuh berapa kali.. mhuahaha
    eh tapikan cuma fiktif ya.. hehe

    BalasHapus
  13. waduh...jaman sudah makin wah kok masih saja jomblo gan...
    semoga lekas dapat teman gan ya
    Amiin...

    BalasHapus
  14. aku susah komen... lucu ceritanya. tak pikir ternyata multilevel gak cuman marketing aja, ada multilevel melamun. Intikalis sejati nih...

    BalasHapus
  15. @affie: ya emang fiktif lah :P

    @Obat Sakit 2011: jomblo bukanlah sesuatu yang memalukan :)

    @Ami: begitulah intikalis :)

    BalasHapus
  16. pinter lo john bikin cerita2 kayak gini.... keliatan fakta tapi fiksi aslinya. hahahha.... :D

    salut sama daya imajinasi lo....

    BalasHapus
  17. ahahah parah.
    lamunannya benar-benar menunjukkan kegalauan seorang jomblo. hahaha.
    salam kenal, visit my blog too ya. haha :D

    BalasHapus
  18. @Noeel-Loebis: haha ... begitukah?

    @sri: ya ya :)

    BalasHapus
  19. hahaha....... melamun nanti ayam tetangga bisa mati loh

    BalasHapus
  20. Hati2 yah bagi yang sering melamun.....ntar ada yang tampar juga loh

    BalasHapus
  21. hhhh mantebs nih lamunan yang bisa membuat saya ikut melamun ngebayangin lamunan sampean. bheee dhe rema aria

    BalasHapus
  22. weawww... kereeeennn... ngelamunnya tumpuk-tumpuk.....

    BalasHapus
  23. @f4dly :) : haha ... lucu juga guyonanmu :P

    @Djangan Pakies: hahah ... te ateh bein kak

    @Aina: begitulah

    BalasHapus
  24. hahaha... iya serius sob..

    eh tolong isi kuesioner gw yah... nih buat skripsi gw.. jawab aja sepengetahuan lo aja... makasi

    http://emmanuelthespecialone.blogspot.com/2011/05/hey-para-blogger-semua-kali-ini-gw-iman.html

    BalasHapus
  25. okelah saya akan terbang ke sana :P

    BalasHapus
  26. Hakakakakakaka... Itu lebih dari galau mas bro :D

    BalasHapus
  27. hahah ,,, maklum lah bro :P

    BalasHapus
  28. hahaha jadi intinya cuma lamunan semua ckckck, rame rame :D say no to galau bos *menghibur diri sesama jomblower :P~
    salam

    BalasHapus
  29. haha ... sesama jomblo juga :P

    BalasHapus
  30. ini mah inception melamun :p

    BalasHapus
  31. wooo.. tambah sip ae.. haha

    BalasHapus
  32. @r10: haha ... terinspirasi dari itu lah :P

    @Adryan Nurdien: haha ... Sabtu malam minggu nganggur :P

    BalasHapus
  33. ckckck John2..*geleng2 kepala, buruan gih cr pacar.., biar ga kebanyakan melamun..^_^

    BalasHapus
  34. heh, ini critamu kok muter2. sama kek punya Ikal... cuman dia mimpi kalau kamu melamun.

    galau banget kah John?

    BalasHapus
  35. hahah ... begitulah malam minggu itu kulewati dengan begitu galaunya :P

    BalasHapus
  36. ckckk, ini cerita lamunan dalam lamunan -___-
    tp dari awal baca bikin ngakak,hahaha..

    #ehh, ini posting lama ya,hihii..kok bs nyasar ke sini -___-

    BalasHapus
  37. haha ,,, karena kamu aku sasarkan ke mari :P

    BalasHapus