Persona Intikalia

15 Mei 2011

Liberal 100%

Tahukah Anda tentang Liberal? Pasti semua sudah tahu apa itu Liberal. Intinya Liberal itu menjunjung tinggi kebebasan, dan mungkin dalam segala hal. Pernahkah Anda memikirkan bahwa sebenarnya Liberal itu tak sepenuhnya Liberal. Kug bisa? Banyak orang yang mengaku dirinya Liberal namun faktanya dia tidak Liberal 100%.

Bagaimanakah, kenapa saya menganggapnya begitu? Pernahkah Anda bertemu dengan orang yang ikutan jadi anggota JIL (Jaringan Islam Liberal)? Semoga saja Anda tidak bertemu dengannya. Sayangnya, mereka yang mengatakan diri mereka Liberal ternyata hanya bualan palsu mereka belaka. Mereka menjilat ludah mereka sendiri. Berikut adalah sedikit penggambaran tentang mereka.

JIL: Hey, John.
John: Ya, JIL, ada apa?
JIL: John, menurut kamu kebenaran itu ada berapa? 1 atau banyak.
John: Ya 1. Emang kamu ga tahu tentang itu?
JIL: Salah John. Kebenaran itu ada banyak.
John: Kug bisa?
JIL: Buktinya di Indonesia ada banyak agama dan semuanya benar. Itu menandakan kebenaran itu ada banyak.
John: Secara naluri, hanya ada satu kebenaran. Dari sekian banyak agama di Indonesia pastilah ada satu yang benar, lainnya salah bung.
JIL: Ya ga bisa John. Buktinya pemerintah mengiyakan.
John: Ya itu kan pemerintah cari aman.
JIL: Ya tetap ga bisa, John. Kebenaran itu ada banyak.
John: Ya kalo kamu menganggap kebenaran itu banyak seharusnya kamu tidak menyalahkan pendapatku tentang kebenaran ada satu.
JIL: La kug bisa?
John; Ya jelas dong, katanya kebenaran ada banyak, ya kamu ga boleh menyalahkan aku. Toh kan katamu kebenaran ada banyak. Berarti pendapatku kan berhak untuk kau anggap benar juga.
(kemudian si JIL diam dan berlalu dari mukaku)

.Sayangnya, tak semua orang itu gampang mengakui kekalahannya dalam berpendapat. Jika mereka benar-benar Liberal, maka mereka tak 'kan pernah berani menyalahkan pendapat orang lain. Karena mereka Liberal yang mendukung kebenaran ada banyak. Namun, faktanya mereka tetap saja menggugat Islam. Padahal mereka menamakan dirinya Jaringan Islam Liberal. Ah, sungguh aneh mereka (JIL). Jika mereka terus menggugat Islam seharusnya mereka harus mengganti namanya menjadi Jaringan Anti Islam (JAI) saja.

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda juga seorang Liberalis? Kalo saya sih sudah jelas, saya hanya seorang intikalis 99%.

25 komentar:

  1. mudah2an tdk pernah berurusan dg mereka(jil)...

    BalasHapus
  2. yang namanya kebebasan memang tidak ada yang absolut 100%

    saya bukan JIL, tapi, mmm (jangan2 lebih parah dari itu, hehehe). mungkin JIl mencita-citakan Islam yang lebih toleran kali ya? dan ga bisa juga si menilai orang liberal cuma dari satu orang gitu. ada juga yang labil dan nyebelin. tapi banyak orang JIl yang asik2. hehehe

    BalasHapus
  3. saya ga suka sama JIL john, mereka berpaham hawa nafsu

    BalasHapus
  4. klw menurut saya, mereka itu sudah dicuci otaknya,sehingga terjadilah kontaminasi antara islam dan liberal. ya kalau mo liberal, liberal saja, gak usah bawa2 islam dunk! ya nggak siy?? hhiihii ^^

    BalasHapus
  5. ya sya setuju dg KoskakiUngu

    jgn bawa2 agama

    BalasHapus
  6. @all: Liberal hanya akan membawa kehancuran :D

    BalasHapus
  7. hmm...semoga kita semua ditunjukan kearah yang benar... :)

    BalasHapus
  8. kalo untuk yang namanya kebenaran sejati, kita belum tau jawabannya. Hanya Tuhan yang tau

    BalasHapus
  9. ya ya ... semoga kebenaran selalu menang :P

    BalasHapus
  10. liberal....oh no coment deh.

    BalasHapus
  11. membaca komentar2 di sini, saya tiba2 merasa sendirian...hahahaha

    BalasHapus
  12. @Rahman Raden: haha

    @Huda Tula: kug bisa?
    apa ga ada yang sepemikiran denganmu?
    haha :D

    BalasHapus
  13. Jaringan Islam Liberal? aku kok baru tahu,

    BalasHapus
  14. Saya suka ilustrasi dialog kamu john..simple tapi menggambarkan kondisi yang real...

    lagipula, (tolong koreksi saya jika salah)...Apakah di Islam sendiri terdapat konsep Liberal?? aya2 wae...

    BalasHapus
  15. @Ajeng Sari Rahayu: haha ... kemana aja jeng kug bisa ga tahu :D

    @Todi: hehe ... itu dialog pernah terjadi om di dunia nyata :)

    BalasHapus
  16. yeaa, tidak ada kebebasan absolut 100% *kasian liat huda tula :p
    dan sepertinya aku berharap jangan ada, di dunia yg seperti ini, bisa kacau.hehe

    BalasHapus
  17. ya biarin Huda Tula ga ada yang sama pendapatnya :P

    BalasHapus
  18. aaa...masalahnya aku emg berpendapat ga ada kebebasan absolut jon, hehe
    jadi cuma sambil menyelam minum air aja *biarin kliatan baik, hahahh

    BalasHapus
  19. tp bukan brarti aku stuju semuanya loh ya..

    BalasHapus
  20. kebenaran itu relative, kebenaran itu seperti cahaya, kebenaran itu partikel yg memencar,
    tapi ada satu kebenaran yg lebih benar
    Sang Maha Benar 'Huwal Haqqul Mubin'

    salam mas... follow u :)

    BalasHapus
  21. kebenaran itu ga relatif
    kamu bilang relatif karena kamu tidak tahu tentang kebenaran yang sejati, jadi masih ada kebingungan dalam dirimu untuk menentukan apakah itu benar atau tidak

    BalasHapus