Persona Intikalia

1 Okt 2015

Prinsip Hidup Memang Lebih Mahal

Manusia hidup di dunia ini memang harus punya prinsip. Jika tidak punya prinsip, dia akan terombang-ambing oleh perkataan orang. Tapi, berdiri di atas prinsip itu gampang-gampang susah. Dan banyak susahnya ketika godaan datang. Sebagai seorang blogger, saya juga punya prinsip hidup sendiri. Banyak sekali job review yang berkeliaran, tapi saya harus memilah-milah sesuai dengan prinsip hidup saya. Walaupun bayarannya lumayan juga buat beli Pizza Hut, tapi tetap harus saya tolak karena berseberangan dengan prinsip saya.

Saya memang sengaja untuk menolak semua job review atau placement content yang berhubungan dengan riba. Apa itu riba? Riba itu terkait perkara bunga bank, asuransi, pinjaman, kartu kredit, dan semacamnya. Saya pun sebisa mungkin menolak semua tawaran yang sedikit berbau atau mendekati riba. Kadang sih saya dan istri saling lihat kalau sudah dapat tawaran job review tentang riba dengan bayaran yang lumayan. Tapi kami tetap sepakat untuk tidak mengambilnya. Toh Alloh akan memberikan ganti yang lebih besar dari itu.

Faktanya, memang ada saja penggantinya yang lebih menarik ketika kami meninggalkan itu semua. Kami mendapatkan tawaran dari selain riba dengan bayaran yang lumayan bisa buat beli blender, hehe. Kami memang bertekad sebisa mungkin menghindar dari riba, walaupun hingga saat ini saya masih belum bisa lepas, karena memang segala transaksi yang saya lakukan melalui internet banking.

Balik lagi ke prinsip hidup. Prinsip hidup memang mahal. Karena mahal, seharusnya kita lihat prinsip kita berdiri di atas kebenaran atau tidak. Jika tidak, maka amat rugi, karena sudah berjuang mati-matian, eh ternyata salah berpijak. Kan sayang. Udah ah gitu aja entri kali ini :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar