Persona Intikalia

4 Mei 2016

Membacakan Cerita Dongeng Untuk Anak

Pada masa sekarang ini, banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bekerja di luar rumah. Hal tersebut tentunya menyebabkan waktu untuk berkumpul bersama dengan keluarga menjadi sangat minim. Bahkan tidak sedikit orang tua yang tidak memiliki waktu untuk anak-anaknya. Ada anak yang sulit bertemu dengan orang tuanya sendiri karena sangat sibuk.  Berilah anak waktu bersama untuk menunjukkan kasih sayang orang tua. Salah satu cara untuk menciptakan kebersamaan dan kedekatan dengan anak adalah membacakan cerita dongeng anak. Kegiatan ini bukan hanya dilakukan untuk mengantarkan anak tidur saja tetapi juga sangat berperan untuk menjalin kedekatan antara orang tua dengan anaknya. Kegiatan ini dapat dilakukan selepas orang tua pulang bekerja sambil melepas lelah.


Selain dapat menciptakan kedekatan dengan anak, membacakan cerita dongeng anak sangat banyak manfaatnya. Anak memiliki kemampuan imajinasi yang sangat tinggi. Hal tersebut tentunya harus terus dikembangkan untuk mengasah kemampuan berfikir anak. Dengan mendengar berbagai kisah dongeng, anak dapat mengembangkan kemampuan problem solving dan berfikir kritis. Mendengarkan dongeng juga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak. Selain itu, kecerdasan emosional anak dapat bertambah. Anak akan terbiasa untuk berempati jika melihat orang di sekitarnya mengalami kesulitan. Ada banyak kisah dongeng yang memberikan teladan yang baik bagi anak. Anak-anak dapat memperoleh berbagai pesan moral positif dari cerita dongeng yang didengarnya.

Kebiasaan mendengarkan cerita dongeng harus dimulai sedini mungkin. Dengan kebiasaan mendengarkan dongeng sejak kecil, maka proses pendidikan anak akan lebih mudah dan lebih baik. Secara psikologis, perkembangan anak juga akan lebih baik. Pemilihan cerita dongeng juga harus diperhatikan. Pilih lah cerita yang sesuai dengan usia anak. Pemilihan cerita yang sesuai dengan usia anak dapat membantu perkembangan psikologi anak. Dalam setiap tahapan usia, anak mengalami masa perkembangan yang berbeda-beda. Mendengarkan cerita dapat memberikan rangsangan bagi perkembangan anak. Anak merupakan peniru terbaik, maka tugas orang tua adalah memilih cerita yang tokoh-tokohnya dapat dijadikan teladan. Sehingga anak dapat berkembang dengan karakter yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar