Persona Intikalia

21 Jun 2016

Cara Mengukur Berat Badan Ideal Pria dan Wanita

Mengukur berat badan harus sering dilakukan untuk mengontrol dan mengetahui apakah berat badan kita dalam kondisi ideal, kekurangan berat, atau mungkin sebaliknya, kita mengalami kelebihan berat badannya. Kekurangan berat badan dan kelebihan berat badan, kedua-duanya merupakan masalah kesehatan. Akan tetapi, kekurangan berat badan tidak berdampak terlalu buruk layaknya kelebihan berat badan.



Kelebihan berat badan atau yang biasa kita kenal dengan istilah obesitas adalah pemicu beberapa penyakit kronis seperti darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, penyakit stroke, dan lain-lain.
Untuk mengetahui apakah berat badan kita berada dalam kondisi yang ideal atau tidak, kita bisa menghitungnya dengan menggunakan kalkulator berat badan. Atau kita juga bisa menghitungnya secara manual. Salah satu rumus mengukur berat badan yang paling banyak digunakan yaitu dengan menggunakan rumus Body Mass Index atau yang biasa disingkat dengan BMI.

Menghitung Berat Badan

Indeks Massa Tubuh (IMT), atau BMI, dirumuskan berdasarkan tinggi badan seseorang dan berat badan yang ia miliki. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa melihat rumus menghitung berat badan ideal berikut ini:

Berat ideal = berat badan (kg) : Tinggi badan (m) x tinggi badan (m)

Contoh:
19.53 = 50 (kg) : 1.6 (m) x 1.6 (m)

Pada contoh diatas berat badan yang didapatkan dari hasil penghitungan dengan menggunakan rumus berat badan ideal tersebut adalah 19,53 kg.

Lalu, untuk mengetahui hasil penghitungan tersebut adalah berat badan ideal kita atau bukan, kita bisa melihatnya di standar indeks BMI untuk pria dan wanita berikut ini. Kamu harus tahu bahwa, cara mengukur berat badan ideal pria dan wanita kurang lebih sama. Hanya saja, yang membedakan, berat badan ideal wanita dan pria sedikit berbeda. Berikut adalah standarnya.

Standar berat badan ideal untuk pria
<17 17-23="merupakan" 23-27="dianggap" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kekurangan="" kelebihan="" sebagai=""> 27 = dianggap mengalami obesitas


<17 17-23="merupakan" 23-27="dianggap" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kekurangan="" kelebihan="" sebagai="">Standar berat badan ideal untuk wanita
<18 18-25="merupakan" 25-27="dianggap" atau="" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kegemukan="" kekurangan="" kelebihan="" kurus="" normal="" terlalu=""> 27 = mengalami obesitas


<17 17-23="merupakan" 23-27="dianggap" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kekurangan="" kelebihan="" sebagai=""><18 18-25="merupakan" 25-27="dianggap" atau="" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kegemukan="" kekurangan="" kelebihan="" kurus="" normal="" terlalu="">Cara mengukur berat badan dengan metode ini seringkali tidak efektif bagi beberapa orang, terutama bagi mereka yang melakukan fitnes atau pembentukan otot. Karena ketika kita berolahraga dan membentuk otot, otot bukanlah masalah, melainkan yang menjadi masalah adalah lemah. Lalu bagaimana cara agar kita bisa mengetahui secara pasti apakah kita kelebihan berat badan atau tidak yang berbahaya untuk kesehatan?


<17 17-23="merupakan" 23-27="dianggap" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kekurangan="" kelebihan="" sebagai=""><18 18-25="merupakan" 25-27="dianggap" atau="" badan="" berarti="" berat="" ideal="" kegemukan="" kekurangan="" kelebihan="" kurus="" normal="" terlalu="">Untuk laki-laki, idealnya, maksimal jumlah lemak yang dianggap normal apabila ada di dalam tubuh sekitar 15 hingga 20%. Sedangkan pada wanita, kadar lemak normal yang ada di tubuh mereka sekitar 20 hingga 25%.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar