Persona Intikalia

24 Sep 2016

Suka Duka Menjadi Blogger

Blogger. Sebuah pekerjaan yang masih dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Sudah berkali-kali aku ditanya tentang pekerjaanku apa, aku menjawab aku seorang pengangguran. Mereka tidak percaya, mungkin karena memang aku sudah menikah dan punya anak. Mana mungkin pengangguran. Haha. Biasanya kalo sudah kayak gini aku jawab, aku blogger. Mereka bingung, mungkin bagi mereka kerjaan blogger itu hanya menghabiskan uang untuk kesenangan dan hobi dan tidak menghasilkan. Faktanya malah sebaliknya. Blogger justru menghabiskan uang untuk modal mendapatkan uang lagi yang lebih besar.


Blogger ini memang dilema, disebut penulis juga bukan, disebut wartawan juga bukan. Jadi, ya blogger. Titik. Memang sih ada blogger yang juga pekerjaan utamanya adalah penulis. Ada juga yang memang wartawan lalu jadi blogger karena memang lagi trend-nya ngeblog. Tapi jadi blogger yang cuma blogger? Sangat sedikit. Aku juga blogger sejati, aku masih mengerjakan beberapa projek website yang aku dapatkan dari klien offline maupun online. Namun, dari tahun 2008 memang aku sudah tertarik dengan dunia blog. Dan hingga kini kamu bisa sendiri blog ini bertahan lama sejak tahun 2009 lalu.

Oh yah, di entri ini aku mau membahas mengenai suka duka menjadi blogger yang selama ini aku alami. Kalau dibilang banyak dukanya sih enggak juga. Justru malah banyak sukanya. Banyak hal yang aku dapatkan dari ngeblog ini. Teman, uang, barang, hingga istri juga dapat dari ngeblog. Kug bisa dapat istri dari ngeblog? Apa ikutan lomba blog trus hadiah pertamanya adalah cewek cantik yang bisa dijadikan istri? Haha, tentu saja TIDAK lah.

Dari ngeblog aku juga malah kenal dunia CSS yang digunakan untuk mempercantik blog. Dari sanalah akhirnya aku memperdalam dunia pembuatan website. Hingga saat ini aku sering mengerjakan beberapa projek website yang lumayan untuk nambah uang belanja.

Dengan ngeblog aku tahu hal-hal yang terjadi di luar sana, aku tahu bagaimana pikiran blogger dari tulisannya, dan yang paling penting adalah ngeblog ini membuatku terangsang untuk rajin membaca. Aku suka banget dengan blog yang menulis tentang keseharian, curhat, opini, kisah cinta pribadi, dan hal-hal pribadi lainnya yang akhirnya membuatku lebih toleran terhadap orang lain. Pernah tahu ga sih kenapa orang itu menjadi tidak toleran? Jawabnya karena mereka tidak mengerti pikiran orang lain. Jika saja mereka mau mendengar sebentar, memahami, pasti mereka akan menjadi orang yang toleran.

Oh yah, itu sih sukanya, kalau dukanya apa saja? Dukanya adalah kalo sudah mendekati tagihan perpanjangan domain dan hosting. Ini kadang membuatku sedih kala duitku menipis. Kadang deg-degan aja takut ga bisa bayar trus blog-nya mati. Haha.

Apa lagi? Dukanya adalah ketika sudah deal kerja sama dengan pihak advertiser, eh ternyata advertisernya tidak membayar. Pernah ngalamin kayak gitu juga? Apalagi nominalnya lumayan besar, USD 150, kalo dirupiahin hampir 2 juta. Awalnya sih disuruh nungguin 2 bulan karena memang perusahaan besar. Oke, saya tunggu. Lalu setelah dua bulan, orangnya bilang sudah transfer via wire transfer dan membutuhkan waktu 21 hari untuk sampai di rekening. Oke, aku tungguin.

Ketika sudah 21 hari, aku email orangnya. Eh ga dibales. Sebulan uangnya belum juga nyampe, aku email lagi, ga dibales. Beberapa hari aku email dan email lagi, dan ga dibales. Dan hari ini sudah 2 bulan dari yang katanya sudah transfer, aku email lagi dan aku kasih pemberitahuan bahwa semua backlink saya hapus dan posting artikelnya saya draft lagi. Ga tahu nih, bakal ga dibales lagi atau gimana. Atau memang seharusnya diikhlasin aja.

Tapi, jika dihitung-hitung advertiser yang bermasalah itu lebih sedikit dibandingkan dengan yang membayar. Setidaknya itu jadi pengalaman buatku agar besok-besok kalau dapat tawaran review dari luar negeri minta dibayar pake PayPal saja. Karena pake wire transfer banyak sekali celahnya untuk advertiser lari dan tidak membayar. Selain itu pake PayPal kalo transfer langsung nyampe dan bisa langsung dicek saat itu juga, beda banget dengan wire transfer yang nunggu paling cepat seminggu dan paling lambat sebulan.

3 komentar:

  1. baru tahu ada wire transfer, belum pernah nyoba juga. kalau paypal enak, langsung tahu status pengiriman uangnya.

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah kalo aku blm ada yg ngadat soal duit. Tetep kudu smangat ngeblog

    BalasHapus
  3. Memang paling nyebelin ya kalo klien nunggak bayar, apalagi ujung-ujungnya lari tanpa bayar. Gua pernah ngalamin tuh waktu masih jadi desainer dulu. Sebel, tapi ya udah relain aja, anggep buang sial, toh nantinya Tuhan YME yg akan menghitung pahala kita di surga haha.

    Gua selalu salut sama orang-orang yg bisa hidup dari passionnya. Katanya, kalo kita melakukan pekerjaan yg kita suka, kita akan jarang mengeluh. Sebagai seorang blogger pemula, gua masih harus banyak belajar nih soal cari uang melalui blog =)

    BalasHapus