Persona Intikalia

4 Agt 2010

Jika Ibukota Indonesia Pindah

Saya mendengar selentingan tentang kabar bahwa ibukota Indonesia bakal dipindah ke kota lain. Benarkah? Adapun yang saya dapatkan bahwa penggantinya adalah Palangkaraya. Entah apa pertimbangannya sehingga Palangkaraya menjadi kandidat tunggal saat ini. Mungkin ini bakal menjadi pembahasan yang seru di minggu depan di seluruh TV di Indonesia bahkan di dunia.

Hal ini disebabkan karena mungkin Jakarta yang sangat sesak dan juga kondisi Jakarta yang mengenaskan ketika musim penghujan. Tak hanya itu, banyaknya bencana yang terjadi juga mempegaruhi pertimbangan presiden RI, sepertinya. Namun, jika pindahnya di pulau Jawa juga sama saja karena hampir tak ada kota di pulau Jawa yang sepi, hampir semua sesak.


Saya juga berpendapat setuju. Namun, yang perlu diperhatikan adalah dampak negatif dan positifnya. Jika benar-benar dipindah, maka dibutuhkan dana lagi untuk membangun bangunan-bangunan kenegaraan seprti istana presiden, gedung DPR, rumah presiden, dan kelengkapan lainnya. Namun, jika benar dipindah hal ini juga bisa secara tak langsung meratakan jumlah penduduk Indonesia yang notabene terpusat hanya di pulau Jawa. Tak hanya itu, perataan fasilitas juga bakal positif terjadi jika pemindahan itu benar-benar dilakukan.

Bagaimana pendapat Anda tentang ini? Setuju atau tidak? Silakan ungkapkan isi otak/hati Anda. Gratis!

11 komentar:

  1. wah saya kyaknya setuju tuh... dari yg ssaya tonton di debat "tv one" kalau ga salah. Bung karno sudah merencanakan kalau Ibu kota akan dipindahkan ke Kalimantan tengah, Dari hitung2an history dan jarak dari sabang - merauke kalteng memang pas. Dan lebih hebatnya pulau kalimantan itu terdiri dari 3 negara. Jadi bakal rame trafficnya. selain itu supaya Jakarta ga sumpek lagi. Dan bikin malu Indonesia di mata dunia. Seperti pnah di bahas di Majalah TIMES:

    "kalau anda ingin melatih kesabaran, datanglah ke kota jakarta Indonesia"

    kutipan yang miris...


    oh iya, salam kenal dan ijin follow.
    ada keong racun juga mas, beda versi dari "Om Rame". maen k blog saya.

    Best Regards,
    Tito's Weblog

    BalasHapus
  2. saya penginnya nggak jauh-jauh, di Bogor aja.

    BalasHapus
  3. satu sisi memang menguntungkan dengan adanya perpindahan ibu kota, tapi sisi Lain perLu banyak pertimbangan. dari pada menghabiskan APBN untuk haL tersebut, saya kira Lebih baik mengutamakan pengentasan kemiskinan duLu. misaLnya memperLuas Lapangan pekerjaan dan pemerataan pembangunan.

    BalasHapus
  4. masih ada kota yang sangat jauh dari kata "sesak "

    KOTA KEBUMEN ,daerah selatan jawa tengah , damai banget pokoknya ,hahhahaha~

    BalasHapus
  5. kita tunggu saja kelanjutannya :D

    BalasHapus
  6. saya sih setuju saja, tapi infrastruktur musti dibangun yang modern.... kereta api misalnya, sudah harus pakai kereta api cepat model TGV di perancis, juga harus ada monorel, serta kereta api bawah tanah seperti di LN

    kalo ga kaya gitu, sama saja, gagal mengurus transportasi = MACET seperti di JAkarta

    BalasHapus
  7. semoga apa yang sedang di bahas ini dapat pertimbangkan kembaLi secara bijak.

    BalasHapus
  8. Segala sesuatu biasanya pada awalnya saja akan menimbulkan reaksi. Khusus masalah ibukota pindah, saya rasa akan melibatkan banyak kepentingan pihak-pihak, jadi ini bukan masalah kecil.

    BalasHapus
  9. saya rasa juga begitu umi :D

    BalasHapus