Persona Intikalia

9 Sep 2018

Pengumuman Grand Prize 9.9 Super Shopping Day Shopee di ANTV


Siapa yang gak suka belanja online? Kayaknya sih jarang banget ya yang gak suka belanja online. Kalau sering belanja online pasti familiar dengan dengan marketplace Shopee. Iya nih Shopee yang logonya warna orange itu loh.

7 Sep 2018

Tips dan Trik untuk Membeli System Audio


Jika kamu sedang berencana membuat home cinema dirumah kamu harus menyiapkan beberapa hal yaitu tv, dvd player, dan system audionya, soundbar. Hal yang terpenting adalah system audio, karena kalau system audionya jelek maka membuat kamu tidak nyaman saat menonton film. Berikut beberapa tips dan trik saat membeli system audio:

1. Kualitas Suara

Kualitas suara menjadi hal penting yang harus dirhattikan, bayangkan kalau kualitas suaranya buruk dan tidak jernih menonton pun jadi malas dan tidak nyaman. Membeli system audio dengan kualitas suara yang bagus membuat rumah anda seperti bioskop.

2. Konektifitas

Kamu harus memastikan kalau system audio yang kamu beli bisa terhubung dengan tv yang kamu beli. Ketahui juga apakah system audio tersebut bisa dihubungkan dengan kabel atau wireless. Disarankan pilihlah yang menggunakan wireless saja, karena ruangan kamu tidak dipenuhi dengan kabel.

3. Blu- Ray

Beberapa system memiliki fitur canggih seperti blu- ray player sehingga mempunyai sistem audi yagn sangat baik.

4. Jumlah speaker

Jumlah speaker yang digunakan biasanya 5 spekaer dan 1 subwoofer. Dengan jumlah 5.1 ini memberikan audio yang sempurna seperti di bioskop.

Itulah beberapa tips dan trik saat membeli system audio. Kalau kamu malas membeli system audio seperti jumlah speaker yang banyak dan terlalu mahal itu, kamu bisa mencoba membeli soundbar. Soundbar ini mempunyai fungsi yang sama seperti system audio yang lainnya, tetapi bentuknya lebih ramping dan elegan, tidak perlu beberapa jenis speaker karena sudah menjadi satu. Harga utnuk soundbar ini juga jauh lebih murah dibandingdak system audio yang lain.

Walaupun surround soundnya tidak sebagus sound system home cinema biasanya tetapi soundbar ini cukup untuk membuat home cinema dirumah. Kalau tv yang kamu gunakan mempunyai fitur Bluetooth kamu bisa langsung menghubungkan tv Bluetooth ke soundbar jadi tidak perlu lagi kabel, yang jelas pastikan saat mau membeli soundbar atu system audio kalau barang – barang dirumah kamu itu bisa saling terhubung, baik menggunakan kabel, atau wireless.

4 Sep 2018

Menunggu

Aku yakin semua sepakat, menunggu itu menyebalkan.

Ada menunggu yang tidak menyebalkan, jika kamu tahu apa yang kamu tunggu itu akan berakibat baik bagimu atau sesuatu hal yang menyenangkan bagimu.

Dan sekarang, saya menulis ini, sambil menunggu...

Menyebalkan? Tidak juga sih. Karena memang saya masih bisa mengerjakan hal lainnya. Lagi pula saya sedang menunggu orang yang cintai yang sedang rapat di kerjaan remote-nya. Saya tahu, dengan mengizinkan dia kerja remote, saya harus merelakan waktu-waktu bersamanya. Apalagi jika harus meeting seperti saat ini. Tapi itu tidak mengapa.

Dia lebih sering menungguku. Hampir setiap hari dia menungguku pulang dari kerja atau lainnya. Menyebalkan baginya? Mungkin, lebih sering menyebalkan. Bahkan saking sebalnya dia sering menelepon.

Atau mungkin kamu juga sering menuggu tulisan di blog ini? Blog ini sangat jarang update blog. Update-pun kadang isinya Sponsored Post. Haha.

Itulah menunggu. Setiap orang juga menunggu, namun kadang lupa kalau dia sedang menunggu.

Menunggu apa? Ya, betul sekali. Menunggu kematian. Dan sayangnya kita sering lupa dengan hal itu. Padahal setiap manusia, pasti mati. Pasti mati.

Namun, kenapa kita tak bosan saat menunggu kematian datang? Sepertinya karena kita mulai melupakannya, atau pura-pura lupa. Entahlah. Kamu sendiri yang bisa menjawabnya.

30 Agt 2018

Tips Merawat Genset yang Perlu Anda Ketahui

Tidak selamanya setiap orang dapat teraliri oleh listrik yang bersumber dari sumber listrik konvensional. Karena, ada kalanya aliran listrik tersebut terganggu sehingga anda tidak mendapatkan pasokan listrik untuk sementara waktu. Jika hal tersebut terjadi, maka jalan termudah untuk mendapatkan listrik yakni dengan menggunakan genset.


Penggunaan genset telah lama dilakukan sebagai sumber listrik alternatif ketika sumber listrik utama padam. Tak hanya itu, terkadang genset juga digunakan sebagai sumber listrik utama ketika berada di daerah yang tak terjangkau listrik atau pada event-event tertentu. Karena peran genset yang cukup penting dalam mengalirkan listrik, maka sebaiknya Anda juga mengetahui bagaimana perawatan genset yang baik dan benar sebagai berikut.

Memastikan genset dioperasikan dengan benar

Agar kualitas genset senantiasa terjaga, maka Anda perlu memastikan dengan benar pengoperasian genset tersebut. Genset yang dioperasikan dengan tepat memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan genset yang tidak dioperasikan dengan tepat. Agar bisa mengoperasikan genset dengan benar, Anda bisa membaca buku petunjuk yang tersedia atau mencari tahu cara mengoperasikannya di internet. Dengan demikian, Anda bisa merawat genset atau menjaga usia dari genset tersebut.

Letakkan genset di tempat yang aman

Cara lainnya agar umur genset dapat terjaga yakni dengan meletakkan genset di tempat yang aman. Peletakkan genset sangat berpengaruh terhadap performa dan dampak yang dihasilkan karena adanya emisi gas buang dari genset tersebut. Selain itu, genset juga mengeluarkan suara yang cukup bising sehingga sebaiknya diletakkan di ruang terbuka. Meskipun demikian, hindarkan genset dari air secara langsung karena bisa menimbulkan karat dan membuat usia genset jadi lebih pendek.

Membersihkan genset secara rutin

Apabila Anda ingin genset yang Anda miliki punya usia yang lebih panjang, maka sebaiknya bersihkan genset secara rutin. Anda dapat membersihkan bagian mesin atau mengganti oli secara berkala untuk merawat genset tersebut. Ingin lebih praktis? Menyewa genset bisa jadi cara yang tepat karena ada Sewatama yang merupakan tempat sewa genset Jakarta terpercaya yang bisa Anda pilih.

29 Agt 2018

Koleksi Jaket Tribute untuk Rolling Stones Keluaran Moncler

Siapa dari kalian yang tidak mengenal The Rolling Stones? Band yang bergenre rock and roll asal tanah Inggris ini seolah memberi pengaruh besar terhadap perkembangan musik di seluruh dunia.


“Musik adalah kerja keras dan kami berpikir kenapa kami melakukannya. Terlepas dari momen itu, perjalanan karir kami terasa sangat luar biasa,” demikian ungkapan dari Keith Richards, gitaris The Rolling Stones.

Sejak 1960-an, kiprah band yang digawangi oleh Mick Jagger (vokal, harmonika), Keith Richards (lead), Brian Jones (rhythm, harmonika), Mick Avory (drum), dan Dick Taylor (bass) tak terbendung lagi. Di manapun mereka berada, ribuan penggemar pasti datang untuk melihat aksi panggung The Rolling Stones. Beberapa personel datang dan pergi, menjadi cerita tersendiri bagi band yang usianya sudah melewati setengah abad. Mereka sempat dikabarkan bubar, bahkan setiap konser mereka sering disebut-sebut sebagai konser perpisahan. Apakah hal tersebut mengurangi antusiasme penggemar? Tentu tidak.

Berdasarkan pengalaman konser di tahun-tahun sebelumnya, mereka senantiasa membuat penonton histeris bak orang kesurupan. Konser pertama mereka di Munster, Jerman pada 11 September 1965 bisa dibilang ‘cukup’ menggila. Media setempat memberi julukan baru buat penggemar The Rolling Stones, yakni “Wild kids from England”. Sebagian media di Jerman dan Austria pun menuliskan keheranannya pada pesona band itu.

“Bagaimana mungkin, lima pria gondrong berpakaian tidak senonoh menyihir ribuan penonton untuk bergoyang dan menggerakkan kepalanya,” tulis seorang jurnalis bernama Frankfurter Allgemeine Zeit.


Tercatat, sekitar 100 konser The Rolling Stones pernah digelar di tanah Bavaria antara rentang 1965-2007. Hanya di era 90-an minat masyarakat terhadap musik rock agak menurun, dan mempengaruhi kiprah Mick Jagger dkk. Pada tur dunia bertajuk ‘A Bigger Bang’ di London dari tanggal 21-26 Agustus 2007 mencatatkan kehebohan, yaitu menarik penonton hingga mencapai 4.680.000 orang dari 32 negara serta meraup untung sekitar 558 juta US dollar.

Tidak heran label fashion mewah asal Italia, Moncler melakukan tribute untuk Rolling Stones pada ulang tahun band legendaris tersebut yang ke-50, dan merayakannya dengan meluncurkan capsule collection terbaru. The Rolling Stones sendiri adalah sebuah band rock Inggris yang mulai terkenal sejak tahun 1960-an masih terkenal hingga sekarang. Apabila dianalogikan, The Rolling Stones adalah sebuah batu yang hingga kini masih menggelinding, entah sampai kapan. Betul bukan?


Koleksi Spring/Summer 2016 Moncler kemarin fokus pada jaket, kaos, hoodie yang terdiri dari beberapa desain khas Franco-Italian. Setiap garmen yang dibuat akan menampilkan logo bibir sebagai icon yang dikenali oleh orang-orang terhadap band rock asal Inggris ini. Sejak didirikan pada tahun 1952 di Grenoble, Moncler telah menjadi salah satu merek mewah utama yang berhubungan dengan fashion dan pakaian olahraga.

Selama bertahun-tahun Moncler memproduksi pakaian khusus dataran tinggi atau yang bersuhu dingin. Brand ini cukup konsisten dalam menggabungkan gaya dan teknologi, dengan memanfaatkan pengetahuan sang desainer. Koleksi Moncler saat ini telah mengalami ekspansi, bukan saja hanya fokus pada attire pendaki gunung, tetapi juga produk yang dapat digunakan sehari-sehari.

Meski sudah tak terhitung berapa banyak konser yang sudah digelar oleh Rolling Stones, mereka tetap kelihatan sederhana dengan gaya khas mereka. Sang vokalis bahkan tidak menyangka usia band bisa melewati 50 tahun. Di masa-masa keemasan mereka, lagu-lagu andalan yang merajai tangga lagu dunia antara lain Under My Thumb, Sympathy for the Devil, Heart of Stone, Angie, Gimme Shelter, dan tentunya Paint it Black.

Kumpulan lagu itu menjadikan The Rolling Stones legenda rock sepanjang masa, sekaligus menginspirasi sejumlah band di era sekarang. Salah satunya yaitu Maroon 5, yang menciptakan single dengan judul Move Like Jagger.