Persona Intikalia

23 Feb 2018

Cek Tagihan PDAM Online Menggunakan Bebasbayar

Tak dapat dipungkiri bahwa selain listrik, air juga termasuk salah satu hal yang sangat dibutuhkan. Air tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum akan tetapi air juga sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mandi, masak dan yang lain–lain. Kini kebanyakan kebutuhan ini dipenuhi oleh sebuah perusahaan daerah yang dinamakan PDAM.


Jika kamu juga termasuk salah satu keluarga yang setia dengan menggunakan layanan air oleh PDAM, untuk tetap bisa menikmati layanan PDAM, kamu diwajibkan melakukan pembayaran tagihan listrik pada setiap bulannya. Untuk mengecek tagihan listrik setiap bulannya, kini kamu bisa melakukan pengecekan di Bebas Bayar. Apa itu Bebas Bayar? Bebas Bayar merupakan sebuah aplikasi online yang hadir untuk memberikan kemudahan dalam melakukan pengecekan tagihan PDAM secara online. Selain itu disini kamu juga bisa melakukan pembayaran tagihan PDAM di berbagai kota yang ada di Indonesia.

Cara Cek Tagihan PDAM Online Melalui Bebas Bayar

Langkah-langkahnya untuk mengecek tagihan PDAM online melalui aplikasi terbaru Bebas Bayar sangat mudah. Berikut step by stepnya untuk melakukan pengecekan tagihan PDAM online melalui Bebas Bayar yaitu:

  • Pertama-tama baiknya kamu pastikan dulu bahwa sudah terdaftar di Bebasbayar.com. Jika belum, segera daftarkan dirimu secara gratis di Bebas Bayar atau juga bisa mendownload aplikasi mobile Bebas Bayar di smartphone android kamu.
  • Setelah itu lanjutkan login ke aplikasi Bebas Bayar atau website Bebas Bayar dengan menggunakan nomor HP dan email yang telah terdaftar
  • Pilih menu PDAM kemudian cari nama kotamu.
  • Sebagai pelanggan PDAM kamu tentu punya nomor pelanggan jadi nantinya kamu perlu masukkan nomor pelanggan PDAM dan tekan periksa
  • Kemudian nanti akan muncul berapa jumlah tagihan PDAM kamu
  • Untuk melakukan pembayaran, kamu perlu tekan tombol bayar yang berwarna merah
  • Dan selesai deh akhirnya.

Dengan Bebas Bayar kamu juga bisa cek tagihan PDAM via SMS, telegram dan juga bisa membayar langsung via SMS di Bebas Bayar. Sebagai cara cek tagihan PDAM online dengan SMS/telegram, langkah-langkahnya sebagai berikut:

Ketik: Tagihan (spasi) kode produk (spasi) ID pelanggan (spasi) PIN
Contoh: Tagihan WASDA 124000341 131313

Atau kamu juga bisa langsung ketik sebagai berikut:
Ketik: Cek (spasi) kode produk (spasi) ID pelanggan (spasi) PIN
Contoh: Cek WASDA 124000341 131313

Sementara itu untuk pembayaran, kamu juga bisa kok memanfaatkan aplikasi Bebas Bayar. Format SMS/ Telegram untuk pembayaran PDAM di Bebas Bayar sebagai berikut:
Ketik: Bayar (spasi) Kode Produk (spasi) ID pelanggan (spasi) PIN
Contoh: Bayar WASDA 124000341 131313

Dengan menggunakan aplikasi Bebas Bayar, aplikasi ini dapat membantu kamu melayani cek info dan pembayaran tagihan air PDAM di lebih dari 60 area PDAM. Selain kamu bisa mengetahui informasi secara lengkap mengenai tagihan dan melakukan pembayaran tagihan PDAM, aplikasi ini juga bisa kamu gunakan untuk melakukan pembayaran berbagai macam tagihan bulanan seperti halnya PLN, BPJS kesehatan, TV berlangganan, asuransi, beli tiket pesawat dan kereta api serta masih banyak lagi. Jadi segera unduh aplikasi Bebas Bayar di Google Play Store atau juga bisa dengan kamu lakukan pendaftaran secara gratis dan nikmati berbagai kemudahan transaksi serta cek tagihan PDAM online dengan aplikasi ini. Selamat mencoba dan dapatkan berbagai kemudahan demi kemudahan bersamanya.

17 Feb 2018

Bermalam di Hotel di Sekitar Orchard Road? Jangan Lupa Kunjungi Tempat Ini!

Singapura memang kecil-kecil cabe rawit, ukurannya memang kecil bahkan Kota Batam lebih besar dibanding Singapura. Jangan salah, Singapura ini termasuk negara besar dan maju yang memiliki peran penting terhadap perdagangan dunia, lho. Jika kalian menginap di hotel di sekitar Orchard Road, ada banyak tempat wisata di Singapura yang siap mencerahkan hari-hari kalian selama di sana, itulah mengapa pariwisata menjadi salah satu sumber devisa terbesar untuk Singapura.

Sentosa Island

Sumber foto: http://interpark.co.uk/wp-content/uploads/2017/05/IP_Resorts_World_Sentosa.jpg

Merupakan sebuah pulau di Singapura yang makin hari semakin bertambah luas karena Singapura terus mereklamasikan wilayahnya dengan mengimpor pasir dari Kep. Riau. Hmm... kalau kalian mau menuju ke Sentosa Islan, kalian bisa menggunakan kereta gantung sekalian menikmati pemandangan kota Singapura dari ketinggian. Tapi kalau mau hemat, kalian bisa jalan kaki, naik monorail Sentosa Express, atau menggunakan bus. Jika menginap di hotel di sekitar Orchard Road, jangan lupa mengunjungi Sentosa Island karena banyak hal yang bisa kalian temukan di sini seperti pantai, hotel, spa, restoran, hingga kasino.

Bugis Street

Bagi yang menginap di hotel di sekitar Orchard Road pasti sangat merasakan perbedaan atmosfer jika berbelanja ke Bugis Street. Bagaimana tidak, jika di Orchard Road semua barang yang dijual serba mewah, mahal dan branded, beda halnya dengan Bugis Street, harganya jauh lebih murah dan merakyat. Daerah Bugis Street merupakan salah satu zona ekonomi paling dinamis di masa Singapura zaman dulu, karena seluruh daerah dipenuhi dengan pedagang yang menjajakan barang dagangan mereka. Kalian bisa berbelanja berbagai macam suvenir atau oleh-oleh yang murah meriah dan nyaman dikantong.

Little India

Sebuah distrik etnis di Singapura yang terletak di sebelah timur Singapore River, bersebrangan dengan Chinatown dan terletak di sebelah barat serta sebelah utara Kampong Glam. Kedua wilayah tersebut merupakan bagian dari wilayah urbanisasi Rochor. Little India biasa dikenal sebagai Tekka di komunitas warga India di Singapura. Di sini kalian bisa menemukan berbagai jenis kerajinan khas India, makanan khas India, rempah-rempah emas, dupa parfum, karpet hingga tukang ramal! Duh, ada Shah Rukh Khan gak, ya di sini...

Chinatown

Sumber foto: https://freshidees.com/wp-content/uploads/2017/06/chinatown-singapour.jpg

Tempat wisata favorit di Singapura, jangan lupa berkunjung ke sini jika kalian sedang menginap di hotel di sekitar Orchard Road. Wisata kuliner, belanja, budaya, dan sejarah semuanya lengkap ada di sini. Kalau mau berbelanja, jangan lupa ditawar biar makin murah. Yang paling unik, penjual jajanan di sini buka 24 jam, jadi kalian bebas mau kulineran semalaman penuh juga boleh... tapi siap-siap kaget pas liat jarum di timbangan, ya. Aksesnya mudah kok, dari hotel di sekitar Orchard Road tinggal naik MRT dan turun di stasiun Chinatown.

Masih banyak tempat wisata lainnya yang bisa kalian kunjungi jika sedang menginap di hotel di sekitar Orchard Road, kalau pengin menginap di hotelnya juga bisa, tinggal pesan di Mister Aladin aja, praktis!

26 Jan 2018

Berhenti Bicara dengan "Kode-kode"

Menikah memang gak seindah kisah putri dongeng yang bertemu pangeran dan hidup bahagia selamanya. Kalau ingin menikah dan bahagia ya harus berusaha untuk menciptakan kebahagiaan itu. Berbeda prinsip dengan pasangan memang hal lumrah. Semua pasangan pasti deh mengalaminya. Dan itu bukan alasan untuk gak bisa bahagia. Kunci jika ingin bahagia dalam pernikahan adalah saling menjaga kelancaran komunikasi pada keluarga.

Kita ini hanya manusia yang gak bisa baca pikiran orang. Kalau ingin dimengerti ya buatlah orang lain mudah mengerti, jangan mbulet kayak benang kusut. Ini nih biasanya terjadi pada perempuan yang ingin dimengerti tapi sulit banget mengungkapkan yang dirasakan. Belum lagi kalau suami tipikal orang yang gak peka kode dari istri. Mungkin suami bukan programer jadi gak ngerti kode-kode, apa sih, haha. Suami saya yang programer aja kadang masih gak ngerti kalau dikasih kode. Jadi ini gak ada hubungannya dengan programer ya, wakaka.



Awal-awal pernikahan kami, saya sama seperti perempuan lainnya (sampai sekarang juga masih, nyahaha) sering kebalik kalau ngomong. Tidak artinya iya, iya artinya tidak dan kadang keluar kata terserah yang bikin bingung. Bayangin kalau jadi laki-laki dan harus menerjemahkan bahasa kebalik ini, apa gak pusing? Akhirnya suami dengan sabar membimbing saya ke jalan yang benar. Membiasakan saya mengungkapkan yang sebenarnya bukan pake kode-kode yang sulit dipahami. Dan setelah itu hidup kami jadi lebih mudah, haha. Suami bisa mengerti apa yang saya inginkan dan saya pun mendapatkan apa yang saya inginkan tanpa harus mangkel karena suami gak paham, hihi.

Bagaimana pun juga menikah itu untuk waktu yang lama, jangan persulit pasangan dengan menuntut ingin dipahami terus. Buatlah pasangan mudah memahami kamu karena tiap orang punya pikiran berbeda. Dan pastinya otak laki-laki gak serumit perempuan. Saya pernah liat sinopsis film korea di mana si perempuan minta dinikahi tapi ngomongnya pengen beli sofa warna pink. Akhrinya oleh pasangannya dibeliin deh itu sofa warna pink. Setelah dibeliin malahan si perempuan marah karena dibeliin sofa doang tapi gak diajak nikah. Akhirnya mereka bertengkar hebat, haha. Karena bagi si perempuan, membeli sofa warna pink itu artinya mereka akan pindah ke rumah baru. Pindah ke rumah baru artinya mereka menikah, zzz. Serumit itu jalan pikiran wanita. Sedangkan laki-laki mikirnya beli sofa ya beli, udah gitu aja.

Itulah mengapa berkomunikasi dengan pasangan sangat penting. Hal sepele apa pun bicarakan pada pasangan. Meski kamu kebelet pup dan anak nangis mulu, bilang aja, "Aku pengen pup tolong jagain bayinya." Haha. Jangan pake kode-kode segala, keburu pup di celana. Lah apa sih ini, haha.

Cukup sekian postingan ngaconya, haha.

10 Jan 2018

Ikuti Cara Praktis Memilih Soundbar Terbaik

Salah satu alat elektronik yang tengah disukai banyak orang adalah soundbar. Speaker dengan memiliki bodi ramping persegi panjang ini memang menarik karena desainnya yang modern. Namun bagaimana dengan kualitas suaranya?


Walaupun berukuran kecil, soundbar memiliki kualitas suara setara dengan speaker besar. Jadi kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Bagi Anda yang ingin membeli home theater namun memiliki ruangan yang sempit, soundbar hadir sebagai solusi terbaik. Pasalnya, soundbar dapat diletakkan pada meja maupun ditempel di dinding. Tentu saja jauh lebih praktis dan tidak memakan tempat jika Anda memiliki ruangan yang sempit.

Nah, sebelum memutuskan membeli soundbar, sebaiknya Anda mengetahui tips bagaimana cara memilihnya

Desain

Soundbar yang beredar di pasaran rata-biasanya memiliki desain yang modern, ramping, dan stylish minimalis. Namun Anda juga dapat memilih ingin desain soundbar seperti apa yang sesuai untuk ruang TV. Apakah yang berbentuk oval yang memberi kesan futuristis? Atau berbentuk kotak vertikal, horizontal, atau kotak menyamping. Untuk soundbar dari Panasonic memiliki desain Delta Form. Yaitu memiliki bentuk yang miring sehingga memungkinkan untuk menyatukan dengan speaker besar, namun juga tetap mempertahankan bodi ramping yang elegan. Agar ruang TV terasa lega, soundbar ini dapat dipasang di dinding (wall mountable). Uniknya, arah suara dapat diubah ke 0 derajat atau 90 derajat dengan meletakkan sistem pada permukaan atau memasangnya di dinding.

Fitur

Brand soundbar Panasonic dengan seri SC-HTB18 kini tengah dicari banyak orang. Memang apa kelebihannya? Soundbar ini memiliki sistem suara kualitas tinggi 2.1 channel Dilengkapi dengan subwoofer berjenis kerucut 16 cm membuat suara yang tercipta sangat berkualitas dan berkelas. Selain itu, soundbar ini juga dibekali dengan kompatibilitas Bluetooth yang canggih. Jadi sangat memudahkan Anda yang ingin menikmati musik baik dari perangkat Bluetooth apapun. Anda juga dapat melakukan streaming data musik dengan mudah dan nirkabel dari perangkat yang kompatibel melalui Bluetooth ke soundbar.

Jadi, sudah tidak bingung lagi, kan, memilih soundbar terbaik untuk di rumah Anda?

6 Jan 2018

Rindu Jalan-jalan ke Purwokerto

Sudah genap 2 tahun saya tidak ke Purwokerto. Terakhir ke Purwokerto Januari 2016 yang lalu.


Banyak hal yang membuat saya tidak ke Purwokerto. Yang pertama di awal 2016 saya sibuk sekali menyelesaikan semester akhir kuliah saya di Surabaya. Dan alhamdulillah lulus setelah sekian lama bertahan dengan banyak cobaan hidup. Hehe.

Yang kedua, setelah lulus, ternyata saya disibukkan dengan berbagai pekerjaan. Ditambah lagi Desember 2016 lalu istri saya hamil. Jelas, saya tidak mau istri saya keguguran lagi karena terlalu capek di perjalanan.

Di tahun 2017 awal masih sama alasannya karena istri lagi hamil apalagi kondisi bapak saya saat itu semakin melemah. Saya tidak mau ke mana-mana dan hanya di Surabaya. Agustus 2017 anak ketiga saya lahir. Tak lama setelah itu, September 2017 bapak saya meninggal. Banyak hal yang harus saya urusi ketika itu.

Sampai detik ini pun, saya masih banyak daftar pekerjaan atau urusan yang harus saya urusi. Tentu saja hal ini membuat saya tidak pernah berpikir untuk ke Purwokerto dalam waktu dekat ini.

Sangat berbeda dengan dulu ketika tahun 2014. Di tahun-tahun itu saya dan istri sangat-sangat fleksibel. Pekerjaan bisa remote dari Purwokerto. Sekarang sih sebenarnya juga bisa, tapi sudah tidak sesenggang dulu. Kini anak sudah dua. Kerepotannya tidak main-main. Untuk urusan makan saja, biasanya kalah dengan urusan menyempatkan tidur. Lebih milih tidur dibandingkan makan. Hehe.

Apalagi jika bawa 2 anak di sisi biaya juga lebih besar. Dari sisi penghasilan juga tidak sebesar tahun 2015 dulu yang masih menjalin kontrak dengan salah satu start up Unicorn di Indonesia. Dulu penghasilan pasti tiap bulan di angka 5 juta, belum dapat dari lainnya. Sekarang tidak sebesar itu sih. Tapi anehnya tetap saja cukup untuk biaya ini itu. Itulah rejeki. Mungkin karena tidak dipakai jalan-jalan yah, jadi cukup. Haha.

Ada banyak hal yang saya rindukan dari Purwokerto. Pertama, udaranya yang masih sejuk. Bahkan jam 12-nya Purwokerto serasa jam 8-nya Surabaya. Sejauh mata memandang masih banyak pohon yang hijau.

Yang kedua, makanan di sana cenderung lebih murah dari Surabaya. Bahkan dulu saat di sana, masih ada nasi pecel harga seribu rupiah. Nasi uduk di perumahan, masih harga 3 ribu. Gimana anak-anak yang main AdSense ga cepet kaya kalo hidup di Purwokerto. Penghasilan dollar, makanan masih murah-murah.

Bahkan makanan yang ada di Moro (pusat perbelanjaan di Purwokerto) masih tergolong murah. Makanya kalo lagi di Purwokerto, saya dan istri suka bawa Aisyah jalan-jalan ke Moro sambil menikmati jajanan di sana.

Yang ketiga, di sana sangat jarang terjadi macet. Semacet-macetnya ya cuma penuh aja tapi tetap jalan. Dan itu cuma ketika jam anak berangkat sekolah saja. Kalo di Surabaya? Jangan ditanya. Haha.

Hanya saja seenak-enaknya Purwokerto, memang tidak bisa menggantikan Surabaya. Lahir di Surabaya, besar di Surabaya; rasanya tetap beda dengan Purwokerto meskipun punya banyak kelebihan.

Suatu saat nanti, saya ingin jalan-jalan ke Purwokerto lagi. Ketika waktunya luang dan duitnya juga tidak lagi sibuk. Hehe. Benar kata beberapa traveler, "Mumpung masih single, jalan-jalan yang puas. Kalo sudah berkeluarga, biaya jalan-jalan berkali-kali lipat". Eh tapi jalan-jalan sendirian itu ga seru loh. Saya pernah merasakan perjalanan sendirian, tidak seseru kalo bareng keluarga.

Jadi, kapan ke Purwokerto? Kapan-kapan :D