Persona Intikalia

20 Apr 2014

Jika Adam Tidak Melakukan Kesalahan

Di setiap kesalahan pasti ada hikmah. Namun, banyak sekali orang yang menganggap kesalahan itu adalah murni kesalahan tanpa dibarengi dengan sebuah hikmah. Contoh yang paling gampang adalah tentang Adam, Nabi sekaligus manusia pertama. Jika Nabi Adam tidak melakukan kesalahan, tentu Nabi Adam ga akan diturunkan di bumi dan beranak pinak hingga jadi banyak seperti saat ini.

Kesalahan Nabi Adam ini membawa banyak hikmah. Dari kisah Nabi Adam bisa kita selidiki, kenapa Nabi Adam bisa melakukan kesalahan? Semua tahu penyebabnya adalah karena Ibu kita, Hawa. Dan sifat ini terbawa terus hingga ke anak cucunya. Lelaki selalu gampang terpengaruh dengan ucapan wanita yang dia cintai. Sekuat apapun lelaki, susah sekali menolak permintaan wanita. Walaupun kadang lelaki itu tahu permintaan wanita itu bakal membawa petaka.

19 Apr 2014

Verifikasi Google Local Business

Dua hari yang lalu saya mendapatkan surat dari Google via Pak Pos. Surat itu ternyata adalah verifikasi Google Local Business yang iseng-iseng saya buat 3 minggu yang lalu. Kronologisnya adalah teman saya nyoba bikin local business di Google Maps ga bisa. Saya akhirnya ikutan nyoba. Ga bisa sih kalo di Firefox, entah mengapa. Saat saya coba daftar pake browser Safari malah bisa. Ini adalah tampilan suratnya.

Google Local Business Verification

18 Apr 2014

Huh? Fiuh!

Ngantuknyaaa ...

15 Apr 2014

Menyalahkan Orang Lain

Kebodohan manusia yang paling populer adalah kebiasaan menyalahkan orang lain. Dia gagal, dia salahkan orang lain. Dia sial, salahkan orang lain. Dia bodoh, pasti salahkan orang lain. Kebiasaan ini salah siapa? Cukup! Jangan salahkan orang lain. Mari salahkan diri sendiri. Tidak mungkin sesuatu kesalahan pada diri kita, kecuali karena kesalahan diri sendiri.

Kebiasaan menyalahkan orang lain biasanya ditanamkan oleh orang tua ketika anaknya jatuh. Orang tua tersebut akan menyalahkan jalan atau mungkin batu di sekitarnya. Padahal sudah jelas-jelas salah anaknya sendiri. Inilah cikal bakal kebiasaan menyalahkan orang lain. Kecil, tapi signifikan.

12 Apr 2014

Kartini yang Kesepian

Sepi...
Selalu mengisi hari-hari Kartini
Meski ramai kesehariannya
Tapi sunyi dalam hatinya

Kartini
Kau gadis malang
Sendiri
Tanpa belaian kasih sayang

Engkau lelah
Bekerja pagi siang malammu
Mencari nafkah
Yang seharusnya bukan tugasmu

Kartini, Kartini...
Siapa yang bertanggung jawab atas ini?
Kartono kah?
Atau Kartini-kartini lainnya?

Kartini
Kau tertawa dalam tangis
Kau bangga dalam ironis
Kau cantik, namun teriris

Kartini
Kembalilah ke rumahmu
Rumahmu memang sepi
Tapi beda jika kamu kembali

Kartini, Kartini...
Cukuplah kau tertipu
Kau butuh kasih sayang
Bukan hanya berlimpah uang

Uang tidaklah berarti
Daripada suara bayi yang menghibur hati
Daripada ketenangan bersandar di dada suami
Daripada kemajuan dinasti

Dinasti?
Ya, dinasti ini tergantung pada Kartini
Jika Kartini bagus, maka baguslah dinasti
Jika Kartini buruk, maka buruklah dinasti


--- --- ---
Digubah oleh: Iskandar Dzulkarnain
Puisi sebelum sarapan pagi