Persona Intikalia

20 Okt 2014

Kurikulum Ini Membunuhku

Adik sepupuku merupakan seorang siswi di sebuah SMPN di Surabaya. Dia sering datang ke tempatku untuk mencetak/print tugas-tugas sekolahnya.

Suatu hari aku coba tanyakan pada adik sepupuku tersebut, apakah memang perlu untuk semua tugas-tugas sekolahnya itu untuk dicetak/print.

Dia membenarkan bahwa tugas-tugasnya tersebut harus dicetak/print.

Aku tanyakan tidak bisakah dia mencetak/print tugas-tugasnya itu menggunakan fasilitas sekolah.

19 Okt 2014

Bertindak Cerdas Melawan Pendengki

Di entri sebelumnya saya bercerita tentang kegeraman saya ke Facebook yang sepertinya kurang peduli dengan laporan penggunanya. Bagaimana tidak, saya mengundang teman saya untuk melaporkan sebuah Page yang menurut banyak orang pasti ini menimbulkan kekacauan. Dan Facebook membalas ke teman saya untuk menasehati pemilik Page agar merubahnya. Dan ini tidak mungkin.

Pagi ini saya mendapat kabar gembira bahwa Page tersebut sudah terhapus. Thanks Facebook, meskipun akan masih banyak Page-page pendengki lainnya yang akan muncul. Seperti pepatah "Mati satu tumbuh seribu". Mereka, pendengki itu, tidak akan pernah berhenti untuk mendengki. Melawan orang seperti ini tidak perlu langsung turun tangan. Lawan saja dari kejauhan, hehe.


18 Okt 2014

Antara Aku dan Facebook

Hoy, Facebook! Percuma kamu merayuku untuk mengisi surveimu. Percuma lah kau, tak ada untungnya bagiku. Kemarin aku report page, kau tanggapi aku dengan menyuruhku merayu pemilik page tersebut. Jika aku bisa merayunya, buat apa aku report ke kamu. Maaf yah, Facebook! Rayuanku kuberikan untuk istriku saja, hehe.

Hoy, Facebook! Aku memang hanya mengambil keuntungan darimu. Ini adil, karena kau juga mengambil keuntungan dariku walau tidak langsung. Jadi, percumalah aku mengisi surveimu, jika keluhanku saja tak kau hiraukan. Kau tidak seperti Google yang menurutku lebih baik. Google menanggapi keluhan penggunanya, dengan menghapus blog-blog yang melanggar hak cipta dan kenyamanan penggunanya.

16 Okt 2014

Istri yang Baik, Segera Meminta Maaf Ketika Salah

Saya sangat bangga dengan istri saya. Meskipun tidak memiliki semua kriteria istri yang baik, namun kebanyakan kriteria istri yang baik dia miliki. Ini bukan gombal loh yah :D

Salah satu hal yang saya sukai dari istri saya adalah segera meminta maaf ketika dia salah. Umumnya, wanita itu susah banget minta maaf walaupun dia dalam keadaan salah. Mungkin ini adalah rahasia umum yang diketahui banyak lelaki.

Saya punya jurus ampuh menghadapi istri saya yang sedang melakukan kesalahan. Biasanya saya diam dan memberikan ekspresi yang menunjukkan kalo dia lagi melakukan kesalahan. Dan untungnya istri saya bisa membaca ekspresi saya. Dan yang paling saya suka lagi adalah dia segera bertanya apa kesalahannya dan meminta maaf.

15 Okt 2014

Dapat Hadiah Buku dari Pak De Cholik

Hari ini buku dari Pak De Cholik sudah mendarat di rumah saya. Siapa sih blogger yang ga kenal Pak De Cholik. Pemilik BlogCamp ini emang sudah saya kenal sejak dulu saat pertama kali gabung di grup Facebook: Warung Blogger tahun 2011 lalu. Cuma saja sampe saat ini belum sempat kopdar.

Buku Blogger Flamboyan