Persona Intikalia

21 Nov 2014

Parameter Cantik dan Ganteng

A: Kamu ingin tahu parameter kecantikan seorang istri dan kegantengan seorang suami?
B: Ya, aku ingin tahu. Emang gimana cara ngukurnya?
A: Ukurlah kegantengan suami saat sore hari. Terutama setelah baru pulang kerja. Itulah kegantengan suami yang hakiki.
B: Owh, ya ya ya. Kalo kecantikan istri yang hakiki?
A: Ukurlah ketika malam hari. Terutama ketika hendak tidur.
B: Oh ya? (Berpikir keras)
A: Menikahlah dulu. Nanti kamu akan tahu maksudku.
B: (Semakin penasaran)

16 Nov 2014

Kejadian Menyebalkan di Sekitar Stasiun Gubeng

Kemarin sekitar pukul 3 sore, saya keluar dari stasiun Gubeng. Pasalnya saya saat itu perjalanan dari Purwokerto menuju Surabaya. Seperti biasa, saya keluar bersama istri dan anak saya dari lorong keluar ke jalan raya. Biasanya memang banyak orang yang nawarin angkutan seperti becak, ojek, angkot, hingga taksi. Saat itu yang saya butuhkan adalah taksi.

Berbeda dengan jika saya bepergian sendiri, saya akan lebih memilih naik ojek atau angkot. Kali ini, saya butuh dengan taksi. Di Gubeng Lama, taksi emang sangat kesulitan untuk mangkal karena memang fasilitas itu tidak disediakan di sana. Sangat berbeda jauh dengan stasiun Purwokerto yang ngasih fasilitas buat taksi untuk mangkal. Jadi, keluar stasiun langsung enak naik taksi tanpa perlu repot.

6 Nov 2014

Rahasia Kehamilan

Banyak rahasia di alam semesta ini. Apalagi dalam masalah takdir. Kadang udah nikah 10 tahun tetep aja belum hamil. Kadang nikah baru beberapa bulan, udah hamil. Kadang sekarang nikah, besoknya hamil. Kadang belum nikah, udah hamil duluan (semoga saja ini tidak terjadi pada pembaca).

Hamil emang salah satu bentuk takdir. Dulu waktu awal nikah, saya juga ngerasain kayak gitu. Setelah dua bulan nikah, ternyata istri saya belum hamil. Gundah gulana sih. Pasalnya saya takut kalo saya mandul. Kug bisa berpikiran kayak gitu? Ya soalnya saya sering mangku laptop. Kan pernah baca tuh kalo keseringan mangku laptop bisa mengurangi kesuburan.

3 Nov 2014

Nirmagnetasi Cinta

Semakin dekat semakin kuat
Semakin jauh semakin melemah
Begitulah cinta sesaat
Tidak tahan jika tak terjamah

Berbeda dengan cinta sejati
Cinta sejati berkonsep nirmagnetasi
Semakin dekat semakin melekat
Semakin jauh semakin kuat

Nirmagnetasi cinta
Telah terbukti oleh banyak pecinta
Semakin lama jauh
Semakin dieluh-eluh

Kadang cinta sejati itu seperti kapasitor
Tiap dindingnya punya jarak
Bukan bermaksud cinta mengendor
Tapi dengannya cinta tersimpan banyak

Kadang cinta sejati itu seperti resistor
Menghambat, membatasi, mengatur
Bukan bermaksud cinta meneror
Tapi dengannya arus cinta berseluncur

Kadang cinta sejati itu seperti induktor
Menghilangkan gangguan dari interfensi
Bukan bermaksud cinta diktator
Tapi dengannya cinta kekal berharmonisasi

Nirmagnetasi cinta
Telah memalfungsikan otak
Mensaturasikan jiwa
Hingga tubuh lemas tak bergerak

---  ---  ---  ---  ---  ---  ---  ---
Iskandar Dzulkarnain
Cinta dalam dunia Elektro
3 November 2014

2 Nov 2014

Fanatik Buta Membuat Hati Jadi Batu

Dulu, saya ketika masih mainan sama intikali; saya selalu bilang kepada pengikut intikali bahwa intikali itu salah. Baru kali ini kan ada sebuah aliran yang berani ngakuin kesalahannya. Biasanya sih aliran itu ngaku kalo dirinya benar. Ya kayak orang jualan kecap, maunya dan ngakunya kecap yang dijual adalah nomor satu.

Saya selalu bilang bahwa intikali itu sesat dan menyesatkan; jangan diikuti. Tapi emang dasar manusia, suka yang sesat-sesat walaupun udah dibilangin sesat. Sebagai orang yang dulu pernah tersesat dan sadar akan tersesat, saya selalu mengingatkan pengagum intikali agar mereka tidak ikut tersesat. Bukannya apa; dosa itu kalo diikuti banyak orang jadinya dosa jamaah; bisa jadi berlipat ganda bagi saya dong. Males banget dapet dosa lipat ganda :D