Persona Intikalia

23 Des 2010

Stop Ketergantungan pada Google

Google, siapa yang tidak tahu Google? Google Search, Google Translate, Google Chrome, Google Earth, bahkan Google-google yang lainnya. Bahkan Blogger tempat saya menulis ini terafiliasi dengan Google. Tahukah Anda bagaimana bahayanya jika kita terpaut semua kehidupan kita dengan Google?

  1. Kehidupan kita akan mudah di-tracking oleh Google
  2. Mudahnya Google membaca gerak-gerik kita dari apa yang kita search di Google
  3. Privasi kita akan mudah diakses oleh Google
Berikut adalah cuplikan video tentang Google, menggambarkan besarnya Google dan berbahayanya.



Namun, sebenarnya tak hanya Google yang membahayakan, selain Google pun juga berbahaya. Facebook, Yahoo, dan banyak layanan gratis lainnya yang seakan kita dimanjakan banget. Tapi kita juga harus berhati-hati :)

sumber: renggap.co.cc

12 komentar:

  1. ya tuhan, derarti kehidupan pribadi gue jadi konsumsi publik oleh google. *sok ngartis* :p

    BalasHapus
  2. wekeke ... sepenting apa Google mentracking hidupmu om :P

    BalasHapus
  3. salam sahabat
    berkunjung siang kawan

    BalasHapus
  4. kreatif banget bikin iklannya :D

    kita memang harus hati2 di dunia maya, krn semua layanan internet menyimpan data kita

    untuk masalah Opera, coba saja, aku sendiri jarang pakai opera krn lebih prefer ke FF dan Chrome :D

    BalasHapus
  5. @waroeng ubuntu: iklan yang murah :)

    BalasHapus
  6. john ternyata ada hikmah aku check semua artikel blogku untuk menghapus double comment, aku jadi lihat iklan sitti di artikel motor hilang adalah tentang oli dan pelumas :)

    http://catatan-r10.blogspot.com/2010/05/motor-hilang-dalam-60-detik.html

    jadi ga sabar menunggu SITTI menjadi komersil :D

    BalasHapus
  7. I don't care bro. Gak usah google, temen usil yang menawarkan jadi temen baik memforward sms sensitif dariku ke banyak orang. Tak balas dengan ayat2 Qur'an di fesbukku langsung nyingkir semua kayak diruqyah.

    Semua hidup ada resikonya. Niat baik nolong orang malah disikapi permusuhan itulah amar ma'ruf nahi munkar. Harus tetap sabar hadapi kemungkaran.

    Btw, tq for your warning. Anything can be friend or disaster.

    BalasHapus
  8. @r10: semangat yah dengan ladang uangmu yang baru :P
    meskipun aku tidak teralu tertarik dengan hal itu ... hehhehe

    @Ami: hahahah ... begitulah hidup ini :)

    BalasHapus
  9. bener kata bu ami. semuanya juga engga ada yang benar2 aman. tinggal kita aja yang harusnya pintar memilih dan selektif untuk membagi data kita.

    BalasHapus
  10. belum ada penyakit ketergantungan google ya gan!
    #hehehehe

    BalasHapus