Persona Intikalia

4 Feb 2016

Menjadi Orang Bodoh Itu Tidak Enak

Akhir-akhir ini banyak bertebaran berita yang kacau dan lucu. Salah satunya adalah jilbab halal. Ga aneh sih, aku udah tahu itu saat di Purwokerto bulan kemarin. Lihat baliho isinya aneh. Masa jilbab halal dan bersertifikat MUI. Hal ini bisa menjadi kerancuan bagi orang yang awam. Jangan yang awam, yang sudah paham pun bingung. Kug bisa-bisanya ada hal seperti ini.

Normalnya halal dan haram itu terkait makanan. Dan semua makanan hukum asalnya halal. Layaknya semua muammalah yang hukumnya halal. Dan tidak wajib untuk bersertifikat MUI untuk menunjukkan makanan itu halal. Harusnya MUI mempunyai sertifikat haram, karena yang haram itu lebih sedikit. Tapi, di Indonesia segalanya bisa berubah kebalik.

Dan jilbab halal ini akhirnya membuat orang berpikir jilbab yang dijual di tempat lain adalah haram. Jadi selama ini jilbab yang dipakai mulai jaman Nabi sampe sekarang yang ga ada sertifikat MUI-nya haram dong? Nah, inilah yang bahaya. Membuat kesan yang jauh dari kebenaran. Kalo jilbab halal, berarti boleh dimakan dong. Haha, ini mah bisa jadi ada berita macam ginian. Apa sih yang ga bisa di Indonesia.

Inilah yang menjadi alasan mengapa ilmu agama itu lebih dibutuhkan oleh seorang muslim dibandingkan dengan kebutuhan untuk makan dan minum. Jika tidak makan dan minum sehari saja, manusia masih bisa hidup. Namun, jika seorang muslim tanpa ilmu agama sehari saja, mau jadi apa. Ya, jadi manusia sih, tapi dengan penuh kebimbangan. Apalagi di zaman ini. Yang jelas-jelas sudah jelas masih dibikin samar-samar dan membingungkan. Yuk belajar ilmu agama. Biar nanti ga ada berita orang makan jilbab halal :)

2 komentar: