Persona Intikalia

27 Mar 2015

Merindukan Mereka

Aku sangat merindukan mereka. Teriaknya, candanya, tangisnya, suaranya di telepon, membuatku rindu. Meski tetap komunikasi lewat chat atau telepon, tetap tak bisa menggantikan pertemuan. Sabar yah. Aku di sini masih berjuang. Sedikit lagi, tinggal sedikit, nanggung jika tidak diselesaikan.

Setiap perpisahan, menjanjikan pertemuan. Setiap kesabaran, berbuah kenikmatan. Aku ingin melihat senyum kalian. Tawa riuh riang seperti beberapa bulan yang lalu. Saat bagun pagi, kau sudah ribut minta beli cemilan. Saat tiap pagi aku disibukkan oleh kalian. Aku merindukan saat-saat itu.

Aku mencintai kalian, dua perempuan manja yang galak. Eh tak lupa, satu lagi yang ada di perutmu. Entah dia perempuan lagi, ataukah laki-laki. Semoga dia sehat di dalam perutmu. Jaga baik-baik yah. Mungkin aku tidak bisa menemanimu berjuang seperti yang pertama. Tapi yakinlah bahwa doa akan memudahkan segala hal. Bukankah senjata kita memang hanyalah doa?

6 komentar:

  1. astaga udah berojol lagi, john? kuat juga ente! hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum nuel, lagi proses :D
      setiap orang yang belum nikah pasti terheran2
      entar kalo kamu udah nikah, pasti paham, hehe :P

      Hapus
  2. Wah, istrinya pasti hebat, gak mungkin manja tapi bisa jauh sama suami apalagi pas hamil. Manjanya kalo ada suaminya malah yaa :) sabar-sabar semoga segera disatukan kembali. Aamiin

    BalasHapus