Persona Intikalia

20 Des 2015

Fenomena Blog Sebagai Komoditas

Jika dulu blog adalah sebagai indentitas, kayaknya sekarang sudah bergeser jadi komoditas. Aku sendiri juga sekarang sudah menyulap blog Persona Intikalia ini menjadi blog setengah indentitas setengah komoditas. Dan blog ini ga bakal saya jual meski dihargai berapa pun, kecuali harganya bisa dibuat beli rumah. Haha. Itu sih sama aja yah, masih bisa dibeli. Tapi kan apa mungkin ada orang gila yang bakal beli blog ini dengan harga segitu? Kayaknya ga mungkin yah.

Dan sialnya, virus blog sebagai komoditas ini menyebar dengan cepat. Awalnya dari ideku lalu istriku pun ikutan kena virus mata duitan. Kemudian istriku cerita ke teman blogger cewek di Facebook. Nah temennya istriku ini akhirnya juga ikutan mainan blog sebagai komoditas. Dan dia sepertinya lebih parah dariku. Kalo aku paling masih punya 9 blog, lah dia kata istriku blog yang baru sudah mencapai 6 blog. Belum termasuk blog yang lama itu.

Tapi meskipun keliatannya agak gambling, membuat blog baru yang banyak seperti itu juga ujung-ujungnya balik modal dengan cepat. Paling dalam hitungan sebulan, uang yang digunakan untuk modal beli domain pasti balik. Bahkan, bisa 10 kali lipat dari modal yang dikeluarkan. Gila memang.

Mungkin kamu yang membaca tulisan ini tidak seberapa paham dengan apa yang aku maksudkan. Namun, bagi yang sudah paham, pasti akan senyum-senyum sendiri. Jika kamu ingin tahu lebih jauh mengenai blog sebagai komoditas, kamu bisa membuka percakapan di kotak komentar yang ada di bawah ini. Sebisa mungkin aku akan menjawabnya. Jika kamu ingin lebih privat, kamu bisa email aja.

Sebenarnya sejak dulu aku punya cita-cita bikin blog sebagai komoditas. Hal itu semenjak aku ngobrol dengan kakak kelas di kuliahku yang menjual blog-nya. Kemudian aku tanya mengapa dia menjual blog-nya. Dia bilang karena blog adalah komoditas. Jadi sah-sah saja jika dijual jika butuh duit. Aku pun masih belum paham cara berpikir yang seperti itu. Tiga tahun kemudian, aku baru memahaminya.

Jika kamu menjumpai banyak blog yang modelnya diuangin kayak blog ini, berarti kamu memang sudah memasuki fase blog sebagai komoditas. Jika kamu masih sering blogwalking di blog yang isinya curhat-curhat, maka berbahagialah. Mengapa harus berbahagia? Karena biasanya blog yang isinya curhat itu lebih menyenangkan untuk dibaca daripada blog yang sudah dimonetasi. Dan kamu akan lebih gampang komentar di blog yang isinya curhat dibandingkan dengan blog yang isinya tulisan berbayar.

2 komentar:

  1. Kalau blog aku, kayak blog kamu. Setengah blog personal, setengah blog komoditas. Nanti kalau ada yang beli dengan harga gede yang bikin aku bisa beli rumah, ya kulepas. Haha

    BalasHapus