Persona Intikalia

8 Des 2011

Tak Ada Standar dalam Cinta

Tidak ada standar dalam cinta, itulah kata yang aku ucapkan pada kakak kelasku ketika ia bertanya tentang kertas apa yang cocok untuk mengirimkan surat cinta. Malam ini ternyata kata itu keluar lagi saat chat dengan salah seorang teman di Facebook. Ya, semua pasti setuju dengan quote ini, Tidak Ada Standar dalam Cinta. Jika ada standar dalam cinta, tentu tak 'kan ada istilah BDSM, Kinky, Anal, Oral, Gangbang, dan lain-lainnya dalam bercinta. Ups, bukan dalam hal itu yang mau aku maksudkan.

Cinta, terkadang begitu membingungkan. Sampai-sampai banyak orang yang dibuat bingung olehnya hingga mengakhiri hidupnya karena cinta. Cinta, beberapa orang juga membuat standar-standar khusus untuk orang yang dicintainya. Aku harus dapet yang begini dan begitu, kalo ga gitu ya mending ga usah. Ya, cinta memang rumit. Namun, sekali lagi, cinta itu bukan seperti soal matematika yang bisa dipecahkan oleh formula tertentu. Transformasi Fourier maupun Laplace tak 'kan pernah mampu mendefinisikan cinta. Karena cinta itu tak mempunyai formula yang pasti. Jangankan formula untuk semua orang, untuk seorang saja bisa jadi tidak ada formula yang mewakilinya. Bisa jadi kecenderungan cintanya bergeser.

Lantas bagaimana untuk mengatasi hal yang seperti ini. Jawabnya adalah serahkan pada dirimu sendiri. Jangan pernah membatasi dirimu dengan membuat kriteria calon pasangan hidupmu. Karena suatu saat kamu akan dipertemukan dengan sesuatu yang akan meniadakan apa yang telah kamu tetapkan sebelumnya. Bagaimana dengan diriku sendiri, bagaimana seorang John Terro bercinta? Ada yang mengatakan bahwa John Terro adalah seorang masochist karena menyukai sosok Suzumiya Haruhi dan Senjougahara. Aku bantah di sini. John Terro bukanlah seorang masochist sejati. Dia hanyalah intikalis yang selera cintanya selalu bergeser.

31 komentar:

  1. bisa aja, selera cinta intikali selalu bergeser :D

    BalasHapus
  2. hahah ... karena intikali itu perpindahan :P

    BalasHapus
  3. membahas cinta memang gak bakalan ada habisnya ya :)

    BalasHapus
  4. JOhn Terro Ababil dong? :))

    BalasHapus
  5. hmm, cinta ya..
    tapi aku punya satu kriteria yg mutlak, harus seiman,wkkwkk..
    mencintai org yg berbeda iman itu terlalu menyakitkan..
    yahh curhat deh gue -___-

    BalasHapus
  6. ealah ini ngomongin cinta apa soal orientasi seksual nih. hahaha..
    duh, emang cinta nggak ada standarnya. setuju, karena kembali kemasing-masing yang punya perasaan ini. Karena merekalah yang menentukan kadarnya sendiri..

    BalasHapus
  7. @Feat Everyone: begitulah cinta

    @YeN: masa sih gitu dibilang ababil?

    @EnnyLaw: cinta memang selalu menyakitkan ;)

    BalasHapus
  8. @Gaphe: cinta dalam arti luas om :D

    BalasHapus
  9. ehem kayaknya emang beneran kebelet *sensor* nih :P
    iya ya aku nih punya standar untuk cowok yang akan aku suka, eh taunya cinta pertamaku malah 180 derajat banget dah dari standarku, cinta itu bicara soal hati sih ya #assiiiiik :P #curcol

    BalasHapus
  10. jiah numpang curcol nih Tiara :P

    BalasHapus
  11. kalau soal cinta, saya masih tetap merujuk pada puisi cinta Ti Pat Kai:

    sejak dulu beginilah cinta, penderitaannya tiada pernah berakhir. :D

    BalasHapus
  12. cinta oh cinta ya...

    moga menemukan yg seperti di harapkan.

    BalasHapus
  13. Ada kutipan yang bisa dibuat status ..

    "Karena suatu saat kamu akan dipertemukan dengan sesuatu yang akan meniadakan apa yang telah kamu tetapkan sebelumnya."

    #Mantaabbbbb ......

    BalasHapus
  14. @Baha Andes: semoga saja

    @16 September: makasih :)

    BalasHapus
  15. ngebaca BDSM, Kinky, Anal, Oral, Gangbang, kok saya ngerasa si john cukup paham yah soal kayak gituan?! Hmmm

    pengalaman yah? :p

    BalasHapus
  16. selera cintanya bergeser ke mana nih?bergeser bukan berarti menyimpang kan.? hehehehe *kidding

    BalasHapus
  17. @nuel: di wiki kan banyak om penjelasannya :P

    @kira: jangan sampe lah

    BalasHapus
  18. standar dalam cinta itu harus, kalo ga, ntar malah sembarangan jatuh cintanya. tapi setidaknya standarnya berpatokan menurut agama, itu yg lbh baik. Dan jgn terlalu kaku banget ma standarnya. Yg harus 100% sama persis dg yg diinginkan. Well, ga ada yg sempurna. dapat mendekati dg yg diinginkan aja udah alhamdullilah banget, sesuatu banget #plaaakkkk

    BalasHapus
  19. ah postingan romantis banget :)) eh intikalis banget kali yak!

    BalasHapus
  20. kadang ada yang jatuh cinta sesuai standarnya terkadang ada juga yg berbeda dg standarnya. sesuai keberuntungan msing2 hahahah

    BalasHapus
  21. tidak ada standar dlm cinta John, percayalah....^_* saat dirimu mencintai seseorang semua kekakuan yg selama ini dirimu sematkan utk memfilter siapa yg seharusnya kamu cintai langsung luntur...hehheeheh, bahkan pada orang yg seharusnya tidak boleh kamu cintai!hehheh, makanya John...cepetann gihh cari cintamu...cuit2..prikitiew..

    BalasHapus
  22. cinta adalah bagian dari sebuah dilema hidup yang akan selalu kita alami sekarang & nanti,yang penting bagaimana kita memanjemen cinta tersebut agar bisa menjadi sesuatu yang indah sepanjang masa

    BalasHapus
  23. Karena cinta itu sederhana, dan itu bukti bahwa jiwamu kaya. Sesederhana itu. kalo pun nyebutin kriteria, itu sebenernya hanya ketertarikan aja. hihi... jadi keinget postinganku buat GA-nya mba anies zhoothera :D

    BalasHapus
  24. @Ila Rizky Nidiana: ya memang sulit jika berbicara ketertarikan :)

    @Andy: namun sayangnya ga seperti itu

    @tiwi: masih lama mbak :P

    @Rayto and Ray-chan: keberuntungan yah? :P

    @Miawruu: sempurna itu memang sebuah ilusi :P

    BalasHapus
  25. kalo soal judulnya sih tentu saja tidak
    kan aku sudah bilang aku setuju dengan itu

    BalasHapus
  26. hati-hati loh, ntar gesernya kebanteran....

    BalasHapus
  27. waduwh mas john ngomongin cinta...
    :P

    BalasHapus