Persona Intikalia

13 Feb 2012

Valentine's Day

Aku tidak ingin membahas sejarah Valentine's Day di sini. Di entri kali ini aku hanya ingin bercerita tentang hal-hal yang aku alami di sekitar hari Valentine's Day. Tidak semuanya yang digembor-gemborkan di majalah remaja tentang Valentine's Day itu seindah fakta. Terkadang malah menjadi momok bagi para remaja, apalagi remaja ababil dan galau. Apa pun mereka halalkan demi dikatakan keren di Valentine's Day. Tapi, sekarang kayaknya menurun setelah tersebarnya foto cokelat dan kond*m dikemas bersama di sebuah Mini Mart.

Kembali lagi ke pokok bahasan seklumit yang ingin aku bagi di sini. Dulu, saat masih SD, saat masih polos-polosnya aku, aku dikasih hadiah topi warna biru oleh adik kelasku di Valentine's Day. Bagaimana perlakuanku saat itu? Aku terima topinya? Ya jelaslah. Kan masih kanak-kanak LOL. Sepertinya adik kelasku itu suka sama aku (mulai percaya diri). Dan masa-masa aku SMP, aku melalui 3 tahun Valentine's Day dengan begitu saja, tidak menyadari bahwa ternyata ada Valentine's Day, karena memang saat itu aku concern ke bidang lain. Bagaimana dengan SMA? Aku adalah orang yang turut menentang Valentine's Day. Aku pernah buat artikel yang menguak Valentine's Day dan serunya mendapat banyak kritikan. Apakah aku gentar dengan kritikan? Tidak, aku malah suka. Anak-anak yang mengkritik tadi aku ajak berdiskusi hingga mereka akhirnya pro ke aku. Dasar John Terro, selalu saja bisa mengubah jalan pikir orang.

Bagaimana saat kuliah. Persetan dengan hal-hal yang begituan. Saat seminggu sebelum Valentine's Day, aku malah kehilangan Laila-ku tersayang karena dicuri orang. Sampai saat ini, aku ga bisa melupakan kenangan pahit itu, meskipun sudah ada Erika di sampingku. Kalo tahun ini gimana? Yang jelas, kayaknya ga ada hal spesial di Valentine's Day ini. Malah sebenarnya banyak hal spesial yang terjadi tidak di tanggal 14 Februari. Contohnya nih, tanggal 11 Januari itu spesial, 10 Mei dan 14 Oktober itu spesial, tanggal berapa lagi yah? Ah banyak lah tanggal spesial selain tanggal 14 Februari. Ya udah lah, saya sudah lelah membahas ini.

22 komentar:

  1. dari kecil 14 februari adalah hari special d kluarga saya,
    :p

    BalasHapus
  2. Memang setiap orang memiliki pandangan berbeda, jadi wajar kalau disisi sini orang senang dengan datangnya valentine, disisi lain orang menentang valentine, dan ada juga yang tidak ambil pusing dengan semua ini.


    Salam,
    BacainForum - http://forum.bacain.info

    BalasHapus
  3. @Lidya: betul mbak, tidak harus 14 Februari :D

    @tito: pasti karena kamu yang ultah :D

    @Bacain: begitulah hidup

    BalasHapus
  4. uhuk #keselekErika, 11 Januari ...cieee

    BalasHapus
  5. 11 januari disebut sebut... jadi pengin kujadikan entri 11 januari :D

    BalasHapus
  6. valentinenya sekarang gimana bung?? ada hal romantiskah? :P

    BalasHapus
  7. wah, ternyta hariini valentine ya...

    BalasHapus
  8. @R10: silakan kalo mau :P

    @Nuel: ah ... gimana yah, biasa aja tuh

    @yus yulianto: kayaknya sih gitu :P

    BalasHapus
  9. kalo aku gak suka ikut-ikutan hari valentine,yang aku tau kita sebagai muslim gak boleh ikut-ikutan ngerayain hari-hari yang tidak ada dlm al-qur'an,,
    buat saya hari kasih sayang itu gak cuma tgl 14 februari tapi setiap hari...

    hehe sotoy ya

    BalasHapus
  10. keep happy blogging with nice share post in valentines day :-)

    BalasHapus
  11. @jiah al jafara: mungkin aja itu sejenis makanan :P

    @Obat: sama, ane juga ga suka ikut2an :P

    @Hariyanto: :D

    BalasHapus
  12. mana updatean blognya ne (ditunggu-ditunggu)
    ~(˘⌣˘~) (~˘⌣˘)~

    BalasHapus
  13. Laila ? Erika ??

    pokoknya kalo bulan Februari senengnya banyak yg nyetel lagu romatis .. eeaaa ...

    BalasHapus
  14. @u-max: sabar lah mas :D

    @hoedz: Laila, Erika, dia hanya temanku saja :D

    BalasHapus
  15. masih banyak hal-hal bermanfaat yang bisa di lakukan dari pada harus ikut-ikutan hari valentine ini :D

    BalasHapus
  16. 14 februari?
    Adalah tiga hari sebelum ultah sodara sepupu saya. :)

    BalasHapus