Persona Intikalia

23 Mar 2012

Monster Pemakan Hati

Pada suatu hari ada sebuah negeri yang dikenal dengan negeri para monster. Negeri ini bernama negeri Intikali. Di negeri Intikali sebenarnya adalah negeri yang biasa saja. Namun, yang tidak biasa adalah orang-orang yang ada di sana. Orang-orang di negeri itu bisa berubah menjadi monster ketika "hati"-nya dicuri. Di sisi lain, terdapat sebuah negeri yang bernama negeri Kitegn. Di negeri Kitegn ini terkenal dengan jual-belinya. Kitegn adalah salah satu negeri pusat perdagangan pada zamannya.

Sebagai pedagang yang ulung, Lonus dari negeri Kalupth, pergi ke negeri Intikali. Lonus ingin memastikan seseram apa negeri itu. Bagaimana tidak, harga "hati" para penduduk negeri Intikali sangatlah mahal jika dijual di pasaran. Lonus pun menyadari itu, ia ingin mendapatkan "hati" dari salah satu penduduk negeri Intikali dan menjualnya di pusat perdagangan, yaitu negeri Kitegn. Lonus pun menyusuri negeri Intikali yang awalnya tentram. Ia meneliti perilaku penduduk di sana sebelum benar-benar memilih "hati" yang paling mahal untuk bisa dijual di Kitegn.

Dalam waktu kurang dari seminggu pun Lonus berhasil mendapatkan "hati" dari salah seorang penduduk Intikali yang bernama Iskael. Lonus membujuk Iskael agar memberikan "hati"-nya dan ditukar dengan "hati" milik Lonus. Iskael pun mau melakukan transaksi itu. Namun, sialnya translokasi "hati" pun gagal ketika giliran Lonus. Ternyata "hati" milik Lonus tidak kompatibel pada tubuh Iskael. Translokasi pun hanya terjadi dari Iskael ke Lonus saja. Karena kegagalan itu, Iskael pun hampir sekarat. Iskael pun kini mulai menjalani fasenya menjadi sebuah monster. Karena takut disalahkan, Lonus pun segera pergi meninggalkan negeri Intikali. Lonus pergi karena dia sudah mendapatkan hati salah satu penduduk Intikali tanpa harus kehilangan "hati"-nya.
Iskael
Iskael
Saat di Kitegn, Lonus pun bertemu dengan seorang pedagang. Pedagang itu bernama Elisk. Lonus pun mulai menawarkan barang berharga yang ia dapatkan dari negeri Intikali tersebut. Mendengar hal itu, Elisk sangat antusias sekali untuk membelinya. Transaksi pun dilakukan oleh keduanya. Kini, "hati" Iskael pun berada di tangan Elisk. Di sisi lain, Iskael semakin menjadi-jadi. Setelah lebih dari seminggu, Iskael benar-benar menjadi monster. Karena menjadi monster, akhirnya penduduk Intikali pun mengasingkan Iskael ke sebuah gurun yang disebut gurun Galouw. Sialnya posisi gurun Galouw sangat dekat sekali dengan negeri Kitegn, sehingga Iskael pun mengamuk di negeri Kitegn. Mengacaukannya sehari semalam jadi luluh lantak. Iskael pun memakan setiap "hati" perempuan yang ia temui di negeri Kitegn. Iskael mencari "hati"-nya yang telah hilang itu. Hal itu terjadi ketika Iskael mendapatkan informasi dari musafir yang membicarakan bahwa di Kitegn dijual "hati" orang dari negeri Intikali dengan harga mahal.

Setelah Kitegn luluh lantak, ternyata masih belum saja ditemukan siapa yang memegang "hati"-nya. Tak disengaja, Iskael bertemu dengan Lonus di Kitegn. Iskael pun dengan beringas memakan "hati" Lonus, seseorang yang telah membuatnya menjadi monster seperti saat ini. Kini penduduk perempuan di negeri Kitegn pun bertatap mata kosong karena "hati" mereka telah di makan oleh Iskael, kecuali Elisk. Elisk ternyata masih bersembunyi di sebuah dormitori dengan penjagaan khusus. Dormitori itu sering disebut sebagai dormitori Izanne. Iskael tetap saja menerobos dormitori Izanne meskipun dengan persenjataan lengkap. Iskael pun ditembaki secara beruntun hingga dia jatuh terkapar. Namun, anehnya terlihat seorang perempuan yang berlari mendekati Iskael dan menyuruh untuk menghentikan tembakan. Tak lain dan tak bukan, perempuan itu adalah Elisk.

Apakah Elisk akan menyelamatkan Iskael? Dan apakah Elisk akan mengembalikan "hati" milik Iskael? Dan apakah pemilik dormitori Izanne akan diam saja melihat apa yang dilakukan Elisk? Bersambung di blog -Weirdo-.

18 komentar:

  1. wew... buat penasaran ne....
    whereis lanjutannya \(`▽´)/

    kalupth refer to kemana y?
    izanne juga refer kemana tuh, yang lainnya sih gw paham :D

    BalasHapus
  2. Lu lebih niat ya ngarang namanya...ga kayak gua...Bunga...Apel...Cherry...hahaha

    BalasHapus
  3. monsternya cekep ya *uhuk uhuk

    BalasHapus
  4. kenapa ga ada nama EL disini?

    #pembaca kecewa

    BalasHapus
  5. @Arif Khumaidi: kapan2 mas akan tahu sendiri :D

    @Claude C Kenni: haha .. kalo masalah nama, aku paling bisa mengarangkannya :D

    @Annisa S.: uhuk uhuk ... makasih :D

    @R10: ah .. kamu ga bisa menyadarinya dengan cepat yo :D
    Iskael --> Iska EL
    Eliska --> EL Iska
    keduanya digabungkan jadi satu, karena kami bersatu dalam dua :D

    BalasHapus
  6. ah dasar intikali banget :lol:

    BalasHapus
  7. itu gara gara monster juga kali ya, logo tanggal postingan sampai menutupi sebagaian penggalan paragraf pertama. wah saya jadi tak bsa banyak komentar nih soalnya ceritanya jg belum punya ending...

    BalasHapus
  8. :-D ini cerita orang kasmaran ini ..

    Wong yen lagi gandrung, ra peduli mbledos e gunung.

    BalasHapus
  9. sambungannya belum dipublish..
    :(

    BalasHapus
  10. @Yayack Faqih: browsernya belum diupgrade yah om? :D

    @16 September: haha .. iso2 wae :D

    @Bahari: sabar lah :D

    BalasHapus
  11. Hahaha... negeri intikali....

    BalasHapus
  12. Iskael --> Iska EL
    Eliska --> EL Iska

    EL : Eny Low
    Iska : Iskandar Dzulkarnain

    kalaborasi yg mantappp.

    BalasHapus
  13. @Sam Rinaldy: hahah :D

    @Sobat: makasih :)

    BalasHapus
  14. wah itu photo mu ya john,, jadi aneh keliatannya, gak ada serem-seremnya LOL
    peace ah

    BalasHapus
  15. itu mah foto lama yang sudah lama aku edit
    nemu itu mah pas bongkar2 di album FB :D

    BalasHapus
  16. oh hasil bongkar-bongkar album ya,,
    tapi kreatif juga jhon, kalo aku mana bisa ngedit photo :D

    BalasHapus
  17. masa sih kamu ga bisa?
    gampang banget bikin kayak gitu loh

    BalasHapus