Persona Intikalia

8 Jan 2016

Terjebak Hujan

Sesampainya kami di Purwokerto keadaan di sekitar rumah ternyata mati lampu. Stasiun pun sebenarnya mati lampu. Hanya saja karena menggunakan genset jadi kami mengira bahwa gak mati lampu. Aisyah ternyata cukup takut dengan keadaan rumah yang sedang gelap ini. Aisyah cukup rewel saat sampai di rumah. Tapi setelah beberapa saat barulah mulai bisa beradaptasi dan tidur dengan nyenyak.

Esok harinya Aisyah bermain seperti biasanya. Hanya saja kalau di Purwokerto Aisyah bangun lebih cepat. Mungkin karena seisi rumah memang terbiasa bangun sebelum subuh. Sehingga Aisyah ikutan bangun. Kalau sudah agak siang baru Aisyah tidur lagi.

Selepas Aisyah bangun tidur, saya mengajaknya untuk makan dan mandi. Niatnya setelah sholat dhuhur ingin saya ajak jalan-jalan. Kami berangkat dari rumah jam satu siang ke pusat perbelanjaan Moro. Sekalian kami membeli susu Aisyah yang sudah habis. Tadinya setelah beli susu kami ingin langsung pulang karena melihat langit semakin gelap. Baru saja berjalan menuju parkiran ternyata sudah turun hujan lebat. Akhirnya kami pun gak jadi pulang.

Agenda kami selanjutnya adalah makan di Mayasi. Memang sih sebelumnya kami berencana makan di sana. Jadi sekalian nunggu hujan reda kami makan dulu. Aisyah kelihatan cukup senang saat itu. Saat menunggu pesanan datang, Aisyah ternyata kurang sabar. Untung saja saat Aisyah mulai rewel pesanan datang. Jadi bisa menahan Aisyah sejenak untuk makan bersama kami.

Setelah selesai makan kami pun hendak pulang. Tapi lagi-lagi hujan masih belum reda juga. Andaikan hanya saya dan suami mungkin sudah pulang dari tadi. Tapi masalahnya kami membawa Aisyah. Kami khawatir Aisyah kedinginan. Jadi saya pun akhirnya lihat-lihat daster batik dulu. Dan membeli satu untuk dipakai di rumah.

Sebenarnya sih saya ingin beli baju bermerk yang sedang promo. Dua buah baju bermerk tersbut hanya dihargai seratus ribu. Sayangnya baju-baju tersebut semuanya berukuran kecil. Sulit sekali mendapatkan baju dengan ukuran saya. Bahkan saya menemukan baju yang muat dipakai Aisyah. Sayangnya modelnya gak cocok untuk anak kecil, karena memang baju orang dewasa. Ya sudahlah akhirnya cuma bikin berantakan aja tanpa beli, haha.

Setelah selesai berbelanja Aisyah mulai rewel. Kelihatannya memang mengantuk. Akhirnya kami segera pulang dan kebetulan hujan juga sudah reda. Ditengah perjalanan Aisyah mulai tertidur. Akhrinya di rumah Aisyah tidur cukup lama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar