Persona Intikalia

7 Apr 2014

Golput Tidak Menyelesaikan Masalah

Jika dulu saya adalah orang yang golput, kali ini saya akan berpikir dua kali untuk golput. Dulu saya berpikir bahwa kalo saya ga suka dengan semua calon, maka saya abstain (golput). Ini dulu menurutku adalah cara yang terbaik. Jujur, alasan saya seperti ini adalah karena saya ga pernah mendukung sistem demokrasi.

Namun, setelah beberapa tahun ini saya mulai menyadari bahwa golput tidak menyelesaikan masalah. Bukannya calon yang muncul bakal jadi baik, tapi makin tahun makin banyak calon yang aneh-aneh dan ga mencerminkan pemimpin. Gimana enggak, ada yang sok nyentrik dengan poster kampanye pake baju superhero, ada lagi yang pake Gandalf buat profilnya. Ini apa-apaan? Ini negara, bukan bioskop!

Tak hanya itu, ternyata watak golput ini benar-benar dimanfaatkan oleh Syiah untuk menduduki pemerintahan Indonesia. Banyak orang Syiah yang jadi caleg. Saya tidak mau kejadian yang ada di Suriah sana pindah ke Indonesia. Di mana ketika rakyat Suriah banyak yang golput, keadaan seperti ini dimanfaatkan oleh Syiah untuk memenangkan eleksi Suriah. Tahu sendiri gimana gaya kepemimpinan Syiah, penuh tipu daya dan kekerasan.

Lama-lama saya mulai paham tentang fatwa ulama' mengenai bolehnya ikut Pemilu jika keadaaan akan semakin parah jika banyak yang golput. Ya, saya benar-benar paham; karena sekarang ini terjadi di negeraku tercinta ini. Kaidah dalam Islam, membolehkan memilih yang lebih baik dari dua hal yang jelek. Setidaknya hal itu bisa mengurangi kerusakan yang akan timbul kemudian hari.

Dua hari lagi adalah tanggal 9 April 2014, Pemilu. Sampe saat ini saya belum tahu harus milih calon yang mana. Ada rekomendasi? Sertakan juga alasannya yah :)

17 komentar:

  1. Gak ada rekomendasi, aku mah kayanya gak milih *dilempar*

    BalasHapus
  2. saya juga masih bingung nih, belum ada pilihan walopun siap datang ke TPS heheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya banyak orang yang mengalami ini yah

      Hapus
  3. coba ini..

    http://ilmanakbar. web. id/2014/03/28/3-langkah-mudah-memilih-caleg-di-pemilu-legislatif-9-april-2014/

    BalasHapus
  4. betul john.. golput seperti membiarkan orang-orang sekuler menang (tanpa perlawanan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo gitu, pilih saja partai yg orang2nya tidak sekuler. Gampang kan? :v

      NB: kalo nyari referensi via media massa, sebaiknya bekali diri dg media literasi. Kenali dg baik partai apa yg akan kamu pilih. Kalo perlu, minta petunjuk dari yang Maha Mengetahui.
      :)

      Hapus
  5. bener, jgn golput. aku juga ga tahu bakal milih siapa, yg pasti besok ttap nyoblos. di sana caleg bagi2 duit ga John?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di kampungku ga ada kampanye apa pun :D
      jadi ya tahu sendiri, ga ada kampanye ga ada duit

      Hapus
  6. jangan biarkan negara kita dikuasai oleh para koruptor..mari gunakan suara kita untuk menuju indonesia yang lebih bersih...semoga....keep happy blogging always,,salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. harapan semua orang juga begitu
      kita doakan pemimpin baru kita supaya ga korup

      Hapus
  7. setujuuu golput tidak akan menyelesaikan masalah
    btw, template blognya sweet sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, template blog ini emang saya sengaja bikin sweet :)
      kalo pengen template yang sweet bisa pesen kug di aku, hehe #malahpromosi

      Hapus